
batampos – Ratusan warga dari berbagai penjuru Batam memadati Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri di Nongsa, Senin (16/6) pagi. Mereka datang bukan untuk berobat biasa, melainkan mengikuti kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, sesuai dengan tema HUT Bhayangkara ke 79 “Polri Bersama Masyarakat”.
“Jadi kami ingin hadir langsung, memberi manfaat untuk masyarakat di seluruh Kepri, khususnya lewat pelayanan kesehatan,” ujar Asep di sela kegiatan.
Kegiatan serupa juga digelar serentak di seluruh jajaran Polres dan Polsek se-Kepri.
Dimana ada ratusan warga yang datang ikut dalam kegiatan tersebut, terkhusus di RS Bhayangkara Polda Kepri.
“Hari ini, ada 700 warga yang ikut pemeriksaan kesehatan gratis. Mulai dari pengobatan umum, khitanan massal, operasi bibir sumbing, operasi katarak, hingga donor darah,” lanjutnya.
Selain pelayanan medis, Polda Kepri juga membagikan 1.400 paket sembako kepada masyarakat yang hadir, termasuk pengemudi ojek daring, mahasiswa, anak-anak panti asuhan, hingga warga kurang mampu.
“Pqket sembako ini kami bagikan gratis, termasuk untuk masyarakat yang telah mendapat pelayanan kesehatan,” tegasnya
Tak hanya di RS Bhayangkara, layanan kesehatan juga menjangkau kawasan pelabuhan rakyat. Ada lebih dari 100 titik pelabuhan rakyat yang jadi target.
“Masyarakat yang bekerja atau beraktivitas di sana bisa langsung diperiksa oleh tim kesehatan dari Polsek dan Polres,” ungkap Asep.
Menjelang puncak perayaan, Polda Kepri menyiapkan kejutan khusus. Masyarakat yang berulang tahun di tanggal 1 Juli bisa mendapatkan pengobatan gratis.
“Silahkan datang ke RS Bhayangkara Batam, kami akan berikan layanan kesehatan gratis,” kata Asep
Ia juga menegaskan, Rumah Sakit Bhayangkara bukan hanya untuk anggota Polri, tapi terbuka untuk seluruh masyarakat Kepri. “Jika ada warga di luar Batam yang butuh, kami siap fasilitasi.”
Tak hanya kegiatan medis, rangkaian Hari Bhayangkara juga diisi dengan kegiatan bersih-bersih tempat ibadah, tempat wisata, penyediaan air bersih, serta kunjungan dan bantuan sosial ke panti jompo dan panti asuhan.
“Polri tak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan Kepri yang aman dan sejahtera,” sebut Asep.
Sementara,Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol Muhammad Zakir menambahkan, kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian dari program nasional yang juga menargetkan pencapaian rekor MURI. Di Kepri sendiri, dari target 2.100 pelayanan kesehatan, hingga kini sudah terealisasi 2.706 layanan hanya untuk pengemudi ojek online (ojol) saja.
“Donor darah kami targetkan 100 kantong, realisasinya 520. Operasi bibir sumbing ditargetkan lima pasien, tapi sudah dilakukan untuk 16 orang,” kata Zakir.
Menariknya, layanan operasi bibir sumbing ini tidak hanya dibuka untuk peserta Hari Bhayangkara. “Siapa saja yang membutuhkan, bisa datang ke kami. Layanan ini terbuka dan gratis, bahkan tanpa BPJS,” tegasnya.
Adapun untuk khitanan massal ditargetkan 10 anak, namun sudah terealisasi 14. Pelayanan KB, disabilitas, screening TBC, hingga pengobatan spesialis pun terus dikebut menjelang puncak Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2025 mendatang. (*)
Reporter: Yashinta



