batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam melanjutkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) negeri. Pendaftaran dibuka 17-22 Juni mendatang.
Plt Kepala SMPN 42 Batam, Revi Jelita mengatakan untuk tahun ini pihaknya menerima 252 siswa. Nantinya siswa akan ditempatkan di tujuh kelas dengan jumlah per kelas adalah 36 anak.
Ia menjelaskan untuk persiapan sudah 100 persen dan tinggal menunggu pendaftaran dibuka besok (17/6). Lima orang operator siap menerima berkas dan melakukan verifikasi kelengkapan dari pendaftar atau orangtua.
Selain itu, panitia PPDB juga menyiapkan meja pengaduan untuk menerima keluhan dari orangtua. Panitia khusus, ini akan bertugas dalam mengakomodir atau menolong orangtua yang kesulitan melakukan pendaftaran.

“Alhamdulillah proses lancar. Tentu kami berharap kesuksesan PPDB tingkat SD beberapa waktu lalu, juga bisa kami wujudkan di jenjang SMP negeri ini,” ujarnya saat dijumpai di SMPN 42 Batam.
Meskipun baru ditunjuk untuk mengepalai SMPN 42, ia berharap PPDB ini sukses digelar. Beberapa waktu lalu, ia juga menghadiri pertemuan bersama dengan Polda Kepri untuk mengantisipasi adanya pungutan liar (pungli) saat PPDB.
“Jadi kami sudah diingatkan untuk hal ini. Saya juga sudah sampaikan kepada komite, bahkan forum RT/RW agar mendukung program anti pungli di PPDB SMPN 42 Batam ini,” ujarnya.
Untuk kesiapan server dan jaringan internet, Revi mengaku sudah melakukan evaluasi dan pengecekan. Panitia yang bertugas nanti, sudah menyampaikan kebutuhan, dan keperluan selama PPDB, agar bisa berjalan lancar tanpa kendala.
“Kami sudah evaluasi, bahkan dengan Disdik juga kami terus berkomunikasi. Sehingga ketika ada persoalan untuk input dan upload data, bisa diselesaikan dengan cepat. Panitia yang bertugas juga merupakan panitia tahun lalu, sehingga mereka sudah paham,” ucapnya.
Ia menyebutkan untuk jalur penerimaan menggunakan jalur zonasi dengan kuota 50 persen dari daya tampung atau 126 orang, prestasi 30 persen, atau 76 anak, afirmasi 15 persen atau 38 anak, dan perpindahan orangtua 5 persen atau 12 anak.
“Jadi untuk membantu orangtua, kami juga sudah membuat video yang berisi informasi PPDB serta syarat pendaftaran yang harus disiapkan. Seperti akta lahir, KTP orangtua, surat dari RT/RW, sertifikat prestasi, dan lainnya,” jelas perempuan kelahiran 1985 ini.
Penanggung Jawab Aplikasi PPDB Batam, Nila Desmini mengatakan semua persiapan sudah 100 persen, dan tinggal menunggu pelaksanaan. Usai PPDB SD, sekarang operator akan kembali menerima berkas untuk jenjang SMP.
“Alhamdulillah berdasarkan pengalaman PPDB SD, kami juga berharap untuk jenjang SMP ini lancar,” sebutnya.
Untuk pendaftaran dibuka online, dan bisa diakses mulai dari pergantian hari. Orangtua bisa mengakses link pendaftaran https:/ppdbbatam.id. Orangtua bisa langsung memilih jalur yang sesuai dengan tujuan.
“Untuk SMP ini tetap mengedepankan zonasi dengan kuota 50 persen. Jadi silakan siapkan berkas pendaftaran sebelum membuka website. Pastikan saat mendaftar tidak ada yang terlewatkan, agar berkas bisa diterima panitia,” pesannya
Pendaftaran dibuka selama dibuka selama lima hari kerja. Sehingga orangtua memiliki waktu yang cukup panjang untuk mendaftarkan putra atau putri mereka. “Tentu kami berharap orangtua tidak terburu-buru dalam mendaftarkan anaknya. Karena waktu pendaftaran cukup panjang,” imbuhnya.(*)
Reporter : YULITAVIA



