
batampos – MD, pria yang melompat di Jembatan 1 Barelang sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri. Sebelumnya, pria 25 tahun ini sempat mencoba bunuh diri dengan melompat dari atas ruko di kawasan Lubukbaja.
“Yang bersangkutan sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri: Aksi sebelumnya di Lubukbaja digagalkan oleh warga,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, Jumat (16/1).
Dari pengakuan MD ke polisi, ia kerap halusinasi akibat menghirup lem. Ia juga mempunyai masalah pekerjaan.
Baca Juga: Laporan Lewat QR Code Lebih Cepat, Propam Polda Kepri Tangani 31 Pengaduan Anggota
“Yang bersangkutan tinggal bersama orangtuanya di Bengkong. Dan MD ini sudah diserahkan ke pihak keluarga,” katanya.
Sementara Psikolog Mahmud Syaltut mengatakan faktor utama penyebab seseorang bunuh diri karena mengalami depresi. Selain itu, seseorang tersebut menghadapi tekanan psikologis yang berat.
“Faktor ini bisa dialami oleh semua orang. Kemudian karena tidak memiliki pegangan secara spiritual, mental, dan motivasi dari keluarga,” katanya.
Baca Juga: Kadinkes Tegaskan Warga Batam Bukan Suspek Super Flu, Melainkan MERS
Syaltut menjelaskan dari penelitian dan kajian kasus, rata-rata korban bunuh diri sudah pernah melakukan percobaan. Sehingga, para korban nekat mengulanginya lagi.
“Bunuh diri ini sifatnya jalan buntu. Dan mereka menganggap ini jalan terbaik, padahal tidak,” katanya.
Menurut Syaltut, orang yang memiliki depresi dan tekanan psikologis tersebut harus didampingi atau masuk dalam pengawasan.
“Karena hal tersebut akan diulang. Karena berfikir tidak ada jalan lagi,” tutupnya. (*)



