Jumat, 27 Maret 2026

Produk Timah Solder Batam Tembus Pasar India

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Momen pelepasan ekspor produk Timah Solder Batam ke India. F.Istimewa

batampos – BP Batam terus mendorong penguatan investasi manufaktur bernilai tambah di tengah dinamika geopolitik dan pergeseran rantai pasok global. Upaya tersebut tercermin dalam kegiatan pelepasan ekspor timah solder oleh PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA) di Kawasan Industri Tunas Prima, Nongsa, Kamis (12/3) lalu.

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan, Batam perlu memastikan investasi tidak berhenti pada tahap pembangunan fasilitas semata, melainkan berlanjut hingga produksi, hilirisasi, dan ekspor.

“Di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global, Batam harus mampu memosisikan diri sebagai basis industri yang adaptif, efisien, dan siap ekspor. Momentum pertumbuhan ekonomi yang menguat harus diubah menjadi ekspansi industri bernilai tambah yang nyata,” kata dia.

Baca Juga: Batam Uji Coba Sweeper Truck, Debu Jalanan Disapu Mesin

Kegiatan pelepasan ekspor itu dilakukan untuk pengiriman produk timah solder Batam ke pasar India. Agenda ini mencerminkan peningkatan kapasitas Batam dalam menarik investasi yang tidak hanya terealisasi di atas kertas, tetapi juga berjalan hingga tahap produksi dan menembus pasar internasional.

Data pertumbuhan ekonomi turut memperkuat optimisme tersebut. Pada triwulan IV 2025, ekonomi Batam tumbuh sebesar 7,49 persen secara tahunan (year-on-year). Capaian itu menunjukkan daya tahan sekaligus daya saing Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi di wilayah barat Indonesia.

PT Solder Tin Andalan Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di sektor hilirisasi timah. Kehadirannya dinilai turut memperkuat struktur industri daerah, sekaligus memperluas keterhubungan Batam dengan rantai pasok global, khususnya pada sektor manufaktur dan elektronik.

Direktur PT Solder Tin Andalan Indonesia, An Sadiano, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BP Batam dalam pengembangan industri hilir.

Baca Juga: Sinyal El Nino Mulai Terbaca, Kemarau Datang Bertahap

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan BP Batam yang telah memberikan perhatian dan dorongan bagi pengembangan industri kami. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam membangun iklim usaha yang kondusif, sehingga perusahaan dapat tumbuh, berproduksi, dan berkontribusi bagi penguatan ekspor dari Batam,” katanya.

BP Batam memandang kegiatan ekspor tersebut sebagai bagian dari perkembangan investasi hilir yang mulai bertransformasi menjadi produksi riil dan memiliki akses pasar internasional. Selain itu, keberadaan industri seperti STANIA turut memperkuat posisi Batam sebagai basis produksi yang kompetitif.

Sejumlah faktor dinilai mendukung posisi tersebut, antara lain kedekatan geografis dengan Singapura, kesiapan kawasan industri, serta konektivitas logistik yang memadai. Kondisi ini dinilai relevan bagi perusahaan global yang semakin selektif dalam menentukan lokasi investasi dan produksi.(*)

ReporterArjuna

UPDATE