Minggu, 25 Januari 2026

Program Magang Mahasiswa 2026, Kemenag Batam Tunggu Petunjuk Teknis

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan. F. Dok. Batam Pos

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali membuka program magang mahasiswa tahun 2026 sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi. Program ini berlaku secara nasional dan memberi kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan pemerintahan, khususnya sektor keagamaan.

Namun hingga saat ini, Kantor Kemenag Kota Batam belum menerima edaran resmi dari Kemenag RI terkait teknis pelaksanaan program magang 2026 di tingkat daerah.

Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, menjelaskan bahwa kebijakan program magang Kemenag selama ini ditetapkan oleh pemerintah pusat dan diberlakukan secara nasional. Daerah, kata dia, hanya menjalankan kebijakan setelah menerima surat edaran resmi.

Baca Juga: Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan

“Untuk Kemenag Kota Batam, sampai sekarang belum ada pengumuman resmi yang dirilis secara khusus. Biasanya kebijakan magang ditetapkan oleh Kemenag RI dan berlaku nasional,” ujar Budi, Jumat (23/1).

Ia menjelaskan, selama ini program magang Kemenag menggunakan skema magang mandiri mahasiswa melalui rekomendasi resmi dari perguruan tinggi. Pola tersebut juga diterapkan di Kemenag Kota Batam.

“Mahasiswa mengajukan permohonan melalui kampus masing-masing. Kampus mengirimkan surat resmi ke Kemenag, lalu kami proses sesuai kebutuhan unit kerja,” jelasnya.

Dalam praktiknya, Kemenag Kota Batam rutin menerima mahasiswa magang dan menempatkan mereka di berbagai unit kerja strategis. Di antaranya Seksi Pendidikan Madrasah, Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Tata Usaha, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Kota Batam.

“Penempatan disesuaikan dengan kebutuhan unit dan latar belakang pendidikan mahasiswa,” tambah Budi.

Baca Juga: Pelaku Usaha Malaysia Bidik Manufaktur Batam

Lebih lanjut, Budi menyebut berdasarkan informasi sementara yang diterima, Kemenag RI telah membuka pendaftaran magang melalui aplikasi resmi dengan batas waktu hingga April 2026. Meski demikian, detail teknis seperti kuota, mekanisme seleksi, serta penempatan di daerah masih menunggu petunjuk resmi dari pusat.

“Informasi sementara yang kami terima, pendaftaran sudah dibuka lewat aplikasi dan berlangsung sampai April. Tapi ini masih menunggu edaran resmi,” katanya.

Ia pun mengimbau mahasiswa untuk bersabar dan hanya mengikuti informasi yang disampaikan melalui kanal resmi Kemenag RI maupun Kemenag daerah.

“Kalau edaran resminya sudah keluar, pasti akan kami sampaikan ke publik,” pungkasnya. (*)

Update