
F. Iman Wachyudi
batampos – Penataan dan pelebaran di sepanjang Jalan Gajah Mada Tiban dilanjutkan tahun ini. Peningkatan infrastruktur ini dikerjakan oleh Pemko dan BP Batam sekaligus. Akibat pengerjaan ruas jalan, pengendara diminta untuk berhati-hati ketika melintas di area pengerjaan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan penataan jalan di depan Pasar Tiban Center akan ditingkatkan menjali lima lajur. Saat ini alat berat masih melakukan penataan ruas jalan yang akan dilebarkan tersebut.
Pengerjaan di Jalan Gajah Mada ini dilakukan bersama dengan proyek milik BP Batam. Seperti diketahui tahun ini BP juga akan menambah lajur di dekat Southlink menjadi tiga lajur.
“Karena adanya penataan ini, sudah pasti ada gangguan lalu lintas. Sebab pelebaran ini memang terjadi di jalan utama. Sehingga akan ada pengalihan arus lalu lintas, agar kendaraan tetap bisa melintas, meskipun ada kemacetan pada jam tertentu,” kata dia.
Baca Juga: Arus Lalu Lintas di Southlink Dialihkan, Guna Kelancaran Pelebaran Jalan
Pengerjaan peningkatan infrastruktur di jalan tersebut merupakan tahun jamak. Penataan untuk pelebaran jalan sudah direncanakan sejak sebelum pandemi. Tahun ini penataan jalan akan dilanjutkan. Rencananya untuk jalan di depan Pasar Tiban Center akan dipasang traffic light atau lampu merah, sebelum u-turn menuju arah Tiban Mentarau.
“Sekarang kalau dilihat sebagian jalan yang di dekat SPBU sudah kami buka untuk mendukung pelebaran jalan menjadi lima lajur,” jelasnya.
Sementara untuk di arah Southlink itu menjadi kewenangan dari BP Batam. Saat ini pengerjaan juga sudah berjalan. Pengalihan arus lalu lintas melalui jalan baru juga sudah diatur, agar kendaraan tetap bisa melintas.
“Target kita tentu tahun ini sesuai rencana sampai Desember mendatang. Pengendara yang melintas diharapkan memaklumi pengerjaan pelebaran jalan tersebut, sebab ada alat berat yang bekerja di ruas jalan yang menjadi titik pelebaran,” terang Yumasnur. (*)
Reporter : YULITAVIA



