
batampos – Proyek pelebaran Jalan Letjen R Suprapto di kawasan Batuaji, Kota Batam, kini terus dikebut. Jalan yang akan ditingkatkan menjadi lima lajur itu dibangun mulai dari simpang Puteri Hijau hingga ke arah Mukakuning. Proyek strategis ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi serta memperindah wajah kawasan Batuaji yang semakin berkembang pesat.
Rabu (25/6/2025), pengerjaan proyek difokuskan di simpang empat Puteri Hijau. Di titik ini, proyek telah memasuki tahap semenisasi, sehingga akses jalan dari Perumahan Pemda untuk sementara ditutup. Penutupan ini dilakukan demi kelancaran proses pengecoran jalan dan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pembukaan badan jalan atau right of way (row) sudah mencapai kawasan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza. Sejumlah alat berat masih beroperasi, sementara para pekerja tampak mengebut tahap-tahap akhir di beberapa sisi median.
Baca Juga: Polisi Periksa Pemilik PT Desa Air Cargo Batam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Masyarakat menyambut baik proyek ini, meski harus bersabar dengan sejumlah penutupan akses sementara. “Kalau bisa cepat selesai, kami pasti senang. Karena selama ini sering macet dan jalannya rusak. Ini pembenahan yang bagus,” ujar Laras, warga Batuaji yang biasa melintas di jalur tersebut.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya telah meninjau proyek ini, Kamis (19/6), tepatnya di depan SP Plaza. Ia ingin memastikan pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan merespons langsung persoalan yang mungkin timbul di lapangan. “Kawasan ini jalur vital, penghubung Batuaji, Sagulung, ke pusat kota. Makanya kita pastikan pembangunannya optimal,” ujarnya.
Amsakar menekankan bahwa peningkatan infrastruktur di kawasan padat penduduk menjadi prioritas. Ia menilai pelebaran jalan merupakan bagian dari solusi jangka panjang dalam menanggulangi kemacetan serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain Pemko Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam juga ikut mendorong percepatan berbagai proyek infrastruktur jalan. Amsakar meminta seluruh instansi teknis bekerja sinergis agar proyek bisa diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu.
Salah satu dampak proyek ini adalah kemungkinan penyesuaian pada sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ada di sepanjang ruas proyek. Kepala Dinas Perhubungan Batam, Salim, menyebut ukuran JPO akan dibahas ulang.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan ART di Batam, Kapolresta: 2 Tersangka Ditahan
“Itu nanti dianggarkan dan disesuaikan setelah pelebaran jalan rampung. Fokus sekarang masih di badan jalan,” katanya.
Warga pun menyampaikan antusiasme terhadap proyek ini, dengan harapan besar agar penyelesaiannya tidak berlarut-larut. Mereka berharap proyek ini menjadi titik balik kelancaran lalu lintas dan peningkatan kualitas ruang kota Batuaji ke depan.
Dengan progres yang terus berjalan, proyek pelebaran Jalan R Suprapto ini diharapkan segera selesai dan memberikan dampak positif yang nyata bagi mobilitas warga serta penataan kawasan kota secara keseluruhan. (*)
Reporter: Eusebius Sara



