Sabtu, 14 Februari 2026

Psikolog: Korban Pencabulan Perlu Dipulihkan Mental dan Identitasnya

Penanganan Korban Pencabulan Guru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korban pencabulan
Ilustrasi guru dan siswa. Kasus dugaan pencabulan di salah satu sekolah kejuruan Batam mengguncang institusi pendidikan. Foto: Canva

batampos – Kasus kekerasan seksual yang dilakukan guru terhadap siswanya tengah marak terjadi di Kota Batam. Salah satunya di SMKN 1 Batam. Bahkan, pelaku kerap melecehkan siswanya usai jam pelajaran sekolah.

Psikolog, Irfan Aulia mengatakan siswa korban pencabulan harus dipulihkan mentalnya. Korban perlu mendapatkan pendampingan, serta diberikan dukungan sosial.

“Korban ini perlu dipulihkan dirinya dan identitasnya,” ujarnya, Jumat (13/2).


Baca Juga: Kasus Pencabulan Siswa di Batam, Polisi Selidiki Potensi Korban Lainnya

Irfan menjelaskan pemulihan identitas korban ini juga dibutuhkan untuk masa depan anak. Sehingga, ke depannya anak tidak terbebani dan melupakan perbuatan pelaku.

“Makanya pendampingan ini harus dilakukan,” tegasnya.

Menurut Irfan, maraknya pencabulan yang dilakukan oknum guru di Batam karena lemahnya hukuman yang dijatuhkan kepada para pelaku kejahatan. Sehingga, predator anak tersebut nekat melakukan perbuatan bejat terhadap orang terdekat.

“Kalau saya lihat karena penegakan hukum ke pelaku juga lemah,” ungkapnya.

Baca Juga: Jalan S Parman Seibeduk Banyak Lubang, Lampu Jalan juga Sering Padam

Selain itu, kasus kekerasan seksual anak ini terjadi karena maraknya media pornografi. Menurut Irfan, para predator anak saat ini bisa dengan mudahnya mengakses konten pornografi.

“Sehingga mereka akan mencari korban yang mudah mereka raih,” tutupnya. (*)

Update