Minggu, 11 Januari 2026

PT BIB Ajukan 20 Penerbangan pada Arus Balik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penumpang memadati konter maskapai penerbangan saat akan melakukan check-in di Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (25/3) lalu. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Arus mudik Lebaran 2025 di Bandara Internasional Hang Nadim mencatatkan pergerakan penumpang sebanyak 192.854 orang, mengalami kenaikan tipis sebesar 2 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 189.113 orang.

Namun, jumlah penerbangan justru menurun 4 persen dari 1.440 penerbangan di tahun 2024 menjadi 1.376 penerbangan pada periode tahun ini.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan data tersebut merupakan hasil rekapitulasi selama masa Posko Angkutan Lebaran, yang berlangsung dari 21 Maret hingga 3 April 2025.

“Data tersebut merupakan rekapan dari 21 Maret hingga 3 April atau selama posko angkutan mudik lebaran di Bandara Hang Nadim dibuka,”ujar Pikri , Jumat (4/4).

Menghadapi arus balik yang diprediksi memuncak pada akhir pekan ini, yakni Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4), PT BIB telah mengajukan 20 penerbangan tambahan, dengan 9 diantaranya telah diajukan pada hari ini untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

“Kami telah ajukan 20 penerbangan tambahan untuk mengakomodir penumpang di momen arus balik akhir pekan, sebab diperkirakan puncaknya terjadi pada Sabtu dan Minggu,” katanya.

Menurutnya, hari dengan arus mudik tertinggi terjadi pada 29 Maret 2025, Bandara Hang Nadim mencatat jumlah penumpang mencapai 19.900 orang dalam satu hari.

Untuk memastikan kelancaran arus balik, pihak bandara telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung.

“Kami selalu mempersiapkan terutama dalam hal ground handling atau penanganan bagasi, agar arus balik berjalan lancar. Sementara untuk keberangkatan, jumlah penumpang biasanya tidak terlalu banyak,” jelasnya.

PT BIB juga berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan selama periode angkutan Lebaran, terutama dalam menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang di tengah fluktuasi lalu lintas udara. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Update