Kamis, 15 Januari 2026

Pulihnya Sektor Pariwisata, BP Batam Jajaki Pengembangan Aset

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos.co.id– Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai menjajaki potensi pengembangan aset, agar bisa dioptimalkan saat Kawasan Ekonomi Kesehatan (KEK) Kesehatan Sekupang terealisasi. Selain KEK, sektor pariwisata yang tampaknya mulai kembali aktif diprediksi akan menjadi momentum untuk mengoptimalkan aset yang ada.

“Aset-aset tersebut antara lain, Guest House BP Batam, Asrama Haji Batam Center, Temenggung Abdul Jamal, Agribisnis, Kawasan Wisata Ex-Camp Vietnam Galang, Taman Kolam dan Taman Rusa Sekupang. Pemanfaatannya masih belum dimaksimalkan. Begitu juga optimalisasi potensi pendapatan dan pengelolaan aset yang fleksibel,” ujar Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja BP Batam, Endry Abzan, Jumat (5/11).

BACA JUGA: Hutan Bisa Menjadi Lahan Agrowisata dengan Gandeng Pemangku Adat

Dengan kegiatan pariwisata yang kembali aktif, BP Batam selaku instansi pemerintah dirasa perlu melakukan perbaikan yang memiliki nilai tambah tinggi. Saat ini, pertumbuhan ekonomi di Kota Batam menunjukkan beberapa sinyal perbaikan sebagai dampak pandemi pada tingkat global, nasional, maupun lokal.

Dimulai dari meningkatnya kinerja perdagangan internasional dan investasi kota Batam dan tumbuhnya sektor industri pengolahan dan konstruksi, peningkatan ekspor Batam dan membaiknya perekonomian mitra dagang kota Batam, seperti negara Singapura, Amerika Serikat, dan Tiongkok menjadi faktor penentu perbaikan perekonomian Batam.

Dalam hal ini, BP Batam meminta bantuan pemaparan materi dari PT Pos Properti Indonesia. Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia, Handriani Tjatur Setijowati berkesempatan untuk memaparkan rencana pengembangan aset yang dilakukan perusahaan tersebut.

“Adapun konsep optimalisasi aset yang diterapkan adalah asset mapping, asset selection dan business plan execution,” ujarnya. (*)

Reporter : Rifki Setiawan

 

 

 

 

Update