Rabu, 14 Januari 2026

Puluhan Bangunan di Jalan Tengku Sulung Dibongkar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Anggota tim terpadu saat membongkar bangunan di jalan Tengku Sulung.

batampos – Puluhan bangunan semi permanen yang berdiri di sepanjang Jalan Tengku Sulung, akhirnya dibongkar tim terpadu dari Pemerintah Kota Batam, Kamis (26/6) pagi. Penertiban yang dilakukan Satpol PP itu sempat diwarnai penolakan dari sejumlah warga yang enggan bangunannya dibongkar.

Petugas tampak bersiaga sejak pagi. Satu per satu bangunan liar dibongkar dengan alat manual. Beberapa warga terlihat pasrah, namun tak sedikit pula yang mencoba mempertahankan bangunan miliknya.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, mengatakan bahwa penertiban ini sudah sesuai prosedur. Pihaknya telah memberikan surat peringatan sejak beberapa waktu lalu kepada para pemilik bangunan.

“Sudah ada pemberitahuan jauh-jauh hari. Banyak warga yang memahami dan membongkar sendiri bangunannya. Tapi memang ada juga yang menolak,” ujar Imam.

Menurut Imam, bangunan semi permanen itu berdiri di atas lahan fasilitas umum. Selain menjadi penyebab baniir, keberadaan bangunan tersebut juga dianggap mengganggu aktivitas lalu lintas dan kenyamanan warga lainnya.

“Lahan ini bukan untuk bangunan permanen atau kios. Keberadaannya melanggar aturan, makanya harus ditertibkan. Ada 47 bangunan yang ditertibkan,” tegasnya.

Dalam proses penertiban, petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan kepolisian ikut dikerahkan. Sejumlah warga tampak membawa barang-barang mereka sebelum pembongkaran dilakukan.

Proses penertibaan bangunan semi permanen dilakukan mulai dari Simpang Taras hingga bundaran SMA Negeri 3 Batam.

Ira salah satu warga mengaku lega akhirnya bangunan di pinggir jalan tersebut dibongkar. Sebab, keberadaan bangunan tersebut sering menimbulkan macet.

“Sebenarnya kasiahan juga, cuma disatu sisi jalanan sering kacet, karena kendaraan warga sering berhenti sembarangan untuk berbelanja,” ujarnya.

Ia berharap, setelah ini pemerintah bisa  secepatnya memperlebar jalan tersebut.

Hal itu dikarenakan jalan Tengku Sulung menjadi akses yang padat dilalui kendaraan setiap hari.

“Berharap segera diperlebar, karena hampir setiap hari macet karena padatnya kendaraan yang lewat,” pungkasnya

Sehari pasca pembongkaran puluhan bangunan permanen di Jalan Tengku Sulung, pengumpul barang bekas pun panen. Seperti, Jumat (27/6), puluhan pengumpul barang bekas mengais sisa-sisa barang di lokasi bangunan yang dibongkar.  (*) 

Update