
batampos – Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim meningkat selama periode angkutan Lebaran tahun ini. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret dengan lonjakan penumpang yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa.
Pantauan Batam Pos, Kamis (12/3), terlihat penumpang cukup padat. Rata-rata penumpang yang berangkat, tampak berombongan.
Direktur Operasional PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, mengatakan pihaknya akan membuka Posko Angkutan Lebaran mulai 13 Maret hingga 30 Maret untuk memastikan kelancaran layanan selama masa mudik dan arus balik.
“Selama periode posko tersebut, kami memproyeksikan jumlah penumpang mencapai sekitar 280 ribu hingga 285 ribu orang, dengan pergerakan pesawat sekitar 1.800 penerbangan,” ujar Anton.
Baca Juga: Wagub Kepri Tinjau Pelabuhan Sekupang dan Bandara Hang Nadim, Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran
Menurut dia, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk penumpang diperkirakan naik sekitar 3 persen, sedangkan pergerakan pesawat meningkat sekitar 1 persen.
Anton menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang dilayani diperkirakan mencapai sekitar 18 ribu orang dalam satu hari.
Padahal, dalam kondisi normal, Bandara Hang Nadim rata-rata melayani sekitar 10 ribu penumpang per hari.
“Pada hari puncak bisa mencapai sekitar 18 ribu penumpang. Ini cukup tinggi dibandingkan rata-rata harian,” katanya.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 Maret.
Beberapa rute domestik diperkirakan menjadi tujuan favorit masyarakat selama periode mudik Lebaran. Di antaranya rute menuju Jakarta (Cengkareng), Medan melalui Bandara Kualanamu, Pekanbaru, Surabaya, Palembang, serta Padang.
Baca Juga: Puskesmas Buka 24 Jam Selama Libur Lebaran dan Cuti Bersama
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai telah mengajukan tambahan penerbangan. Hingga saat ini, tercatat sekitar 266 usulan extra flight dari berbagai maskapai, meskipun masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan.
Selain penerbangan domestik, rute internasional dari Batam juga tetap berjalan, terutama menuju Malaysia. Bahkan frekuensi penerbangan menuju Kuala Lumpur akan bertambah.
Mulai 13 Maret, maskapai AirAsia dijadwalkan melakukan penerbangan perdana rute Batam–Kuala Lumpur. Penerbangan tersebut akan melengkapi layanan yang selama ini dilayani Batik Air Malaysia (Malindo).
Dengan tambahan maskapai tersebut, penerbangan dari Batam menuju Kuala Lumpur akan meningkat menjadi dua kali sehari.
“Harapan kami peningkatan frekuensi penerbangan ini dapat mendorong pertumbuhan jumlah penumpang sekaligus meningkatkan aktivitas kargo di Bandara Hang Nadim selama periode Lebaran, sebutnya. (*)



