
batampos – Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut dari Batam menuju Belawan mencapai puncaknya. Ribuan penumpang memadati pelabuhan sejak pagi hingga siang hari untuk naik KM Kelud yang berlayar dengan kapasitas nyaris penuh, Kamis (19/3).
Kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) itu mengangkut 3.640 penumpang dalam satu keberangkatan. Jumlah tersebut mendekati batas maksimal yang diizinkan selama masa angkutan Lebaran.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, menyebut keberangkatan ini menjadi puncak arus mudik untuk rute Batam–Belawan.
“Jumlah penumpang hari ini mencapai 3.640 orang, hampir menyentuh kapasitas maksimal,” ujarnya.
Berdasarkan dispensasi Kementerian Perhubungan, kapal tersebut diperbolehkan mengangkut hingga 3.657 penumpang selama periode mudik.
Meski sempat mengalami keterlambatan sekitar dua jam, kapal akhirnya bertolak pada pukul 13.30 WIB. Seluruh penumpang berhasil diangkut tanpa ada yang tertinggal.
Data boarding menunjukkan seluruh penumpang melakukan proses naik kapal secara daring. Sebelumnya, sebanyak 1.737 penumpang tercatat turun di Batam dari pelayaran sebelumnya.
Proses embarkasi berlangsung tertib dan lancar. Petugas gabungan disiagakan untuk mengatur arus penumpang serta memastikan keamanan selama keberangkatan.
Staf Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, Muchiar, menegaskan pengawasan dilakukan secara ketat selama masa angkutan Lebaran.
“Kami memastikan keselamatan pelayaran dan pelayanan kepada pemudik tetap maksimal,” ujarnya.
Dengan lonjakan penumpang yang terjadi, jalur laut Batam–Belawan menjadi salah satu rute tersibuk pada puncak arus mudik tahun ini. (*)



