
batampos – Jelang kontestasi politik di tahun 2024 ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam berkomitmen memberikan pelayanan terbaik ke para pemilih disabilitas pada Pilkada 2024.
KPU Batam bakal mempersiapkan sejumlah mekanisme khusus bagi pemilih disabilitas agar dapat menyalurkan hak pilihnya. Sebab, penyelenggara tak menyediakan TPS khusus bagi kaum difabel.
Komisioner KPU Batam, Adri Wislawawan mengatakan, hal yang jadi perhatian ialah aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Selain itu, logistik dan lain-lain juga menjadi atensi.
Baca Juga: KPU Kepri Tingkatkan Pelayanan Bagi Pemilih Disabilitas
“Untuk logistik membantu teman-teman disabilitas, di PKPU Nomor 14 itu, nantinya ada alat bantu. Jadi mereka (disabilitas) ada alat bantu yang tersedia di TPS,” kata Adri, Sabtu (20/7).
Ia menambahkan pemilih disabilitas juga bisa mendapatkan pendampingan pada saat memasuki bilik suara seperti dari pihak keluarga atau kerabat. KPU Batam memastikan penyusunan TPS pada pelaksanaan pemungutan suara mudah diakses oleh pemilih disabilitas.
“TPS juga harus ramah dengan kaum disabilitas, mudah diakses, tidak menyulitkan mereka, itu adalah indikator penyusunan TPS. Penyusunannya tetap sama, namun itu juga harus humanis untuk kaum disabilitas” ujarnya.
KPU Kota Batam memang kerap melaksanakan sosialisasi kepada setiap elemen masyarakat. Terutama kepada pemilih pemula dan disabilitas terkait penggunaan hak pilih dalam Pemilu.
Adri pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk dapat menyukseskan pesta demokrasi Indonesia dengan tidak menjadi bagian dari golput.
Sebagaimana diketahui, ada 556 orang terdata sebagai pemilih disabilitas dalam Pilkada 2024 mendatang. Angka ini berdasarkan Data Hasil Sinkronisasi (DHS) DP4 dengan DPT Pemilu terakhir di Batam.
Adapun perinciannya disabilitas fisik sebanyak 127 orang, disabilitas intelektual sebanyak 34 orang, disabilitas mental sebanyak 89, disabilitas sensorik wicara sebanyak 112 orang, disabilitas sensorik rungu sebanyak 21, lalu disabilitas sensorik netral sebanyak 173. (*)
Reporter: Arjuna



