Senin, 2 Februari 2026

Rawan Kecelakaan di Bukit Kemuning, Warga Minta Pasang Pita Penggaduh

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral. (F.Radarsatu.com).

batampos – Ruas jalan di kawasan Bukit Kemuning, Kecamatan Seibeduk, dinilai rawan kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan yang menurun dan lurus membuat banyak pengendara melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga kerap memicu kecelakaan.

Beberapa hari lalu, kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit sepeda motor terjadi di kawasan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, meski kerugian materi tak terhindarkan.

Thamrin, warga Bukit Kemuning, mengatakan kecelakaan di ruas jalan tersebut sudah berulang kali terjadi. Selain faktor kondisi jalan, minimnya penerangan pada malam hari turut memperparah situasi.

“Bukan hanya siang, malam juga beberapa kali terjadi kecelakaan. Lampu penerangan jalan di sini padam total,” ujarnya.

Baca Juga: SPPG Yasmin Batu Besar 6 Mulai Beroperasi, Targetkan 1.000 Penerima Manfaat

Ia menilai, ruas jalan Bukit Kemuning sudah seharusnya dilengkapi pita penggaduh atau marka kejut agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.

“Seperti kecelakaan kemarin, dua motor melaju dengan kecepatan tinggi. Padahal jalannya lurus dan saling terlihat,” katanya.

Selain itu, warga juga berharap adanya perbaikan lampu penerangan jalan di kawasan tersebut. Minimnya penerangan dinilai tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan tindak kriminal.

“Kalau lampu mati, ada kecelakaan lalu rawan begal. Itu tentu jadi lebih berbahaya,” ungkap Thamrin.

Baca Juga: Curanmor Marak di Seibeduk, 2 Motor Raib Dalam Semalam

Sementara itu, Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga terkait kondisi jalan dan penerangan di Bukit Kemuning.

“Akan kita koordinasikan dengan RW setempat. Untuk keluhan lampu jalan juga akan kita sampaikan ke pihak terkait,” tutupnya. (*)

Update