Kamis, 15 Januari 2026

Rawan Kecelakaan, Dinas Bina Marga Tindaklanjuti Keluhan Warga di Simpang Calista

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Tidak ada pembatas jalan di kawasan Simpang Calista, tepatnya di sepanjang Jalan Raja Isa menuju Simpang KDA, Batam. Kondisi jalan dua lajur tanpa pembatas ini dinilai membahayakan, terutama pada malam hari karena minim penerangan. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Sejumlah pengendara mengeluhkan tidak adanya pembatas jalan di kawasan Simpang Calista, tepatnya di sepanjang Jalan Raja Isa menuju Simpang KDA, Batam. Kondisi jalan dua lajur tanpa pembatas ini dinilai membahayakan, terutama pada malam hari karena minim penerangan.

Indra Bayu, salah seorang pengendara, mengaku khawatir setiap kali melintas di jalur tersebut. “Jalannya dua lajur, tapi di tepinya langsung parit dalam. Kalau ada pengendara hilang kendali bisa langsung terjun ke parit. Apalagi kalau malam, lampu jalannya minim,” ujarnya kepada, Selasa (12/11).

Hal senada disampaikan Rozy Faisal, pengendara lainnya. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan jika tidak segera ditangani.
“Bahaya banget, apalagi kalau hujan atau malam hari. Harusnya ada pagar pengaman di pinggir jalan,” katanya.

Menanggapi keluhan warga, Pemerintah Kota Batam melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA), Dohar, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan akan segera melakukan penanganan.

“Di simpang Calista itu rencananya akan kita pasang guardrail atau pagar pengaman jalan,” ujar Dohar.

Ia menjelaskan, pihaknya kini tengah menunggu kedatangan peralatan trailer untuk proses pemasangan pagar pengaman tersebut.
“Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa kita kerjakan,” katanya.

Dohar juga mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati saat melintas di kawasan itu sambil menunggu pekerjaan rampung.
“Yang penting hati-hati dulu, terutama malam hari. Kami pastikan segera ditangani,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Update