
batampos – Sudah dua malam berturut-turut, lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan setelah Sukajadi menuju Kepri Mall padam total. Akibatnya, kawasan yang biasanya terang kini berubah menjadi gelap gulita begitu malam tiba. Kondisi ini membuat warga dan pengguna jalan resah, karena rawan menimbulkan kecelakaan hingga tindak kriminal.
“Tadi malam gelap sekali. Sudah sering padam di situ. Kami jadi khawatir kalau lewat malam-malam,” keluh Indah, warga Lubuk Baja, Selasa (21/7).
Hal serupa dirasakan Yuli, warga Batam Kota. Ia menuturkan, padamnya lampu jalan di jalur utama tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati, apalagi lalu lintas di kawasan itu cukup padat hingga larut malam.
Baca Juga: PJU Padam, Jalan dari Flyover ke Kepri Mall Gelap Gulita, Warga Resah dan Curiga Ada Pencurian Kabel
“Apalagi banyak kendaraan melintas kencang di malam hari. Kalau lampu padam begini, bisa bahaya sekali. Sudah beberapa kali saya lihat motor hampir bersenggolan karena tak kelihatan,” ujarnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, memastikan pihaknya telah menurunkan tim untuk menindaklanjuti gangguan tersebut.
“Sudah kami tangani tadi malam. Semoga aman hari ini dan seterusnya. Masalah jaringan ada yang short,” ujarnya saat dikonfirmasi Batam Pos.
Menurutnya, gangguan teknis pada jaringan PJU kerap terjadi terutama saat musim hujan, karena kondisi kabel bawah tanah yang lembap atau terkelupas dapat menyebabkan korsleting.
“Kalau sudah hujan-hujan begini, memang sering muncul masalah, karena kadang ada kabel-kabel yang luka atau terkena air,” jelas Kukuk.
Ia menegaskan, DBMSDA Batam terus melakukan patroli rutin untuk memastikan seluruh jaringan PJU di kota ini berfungsi optimal. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan lampu jalan padam melalui kanal pengaduan resmi atau media sosial DBMSDA.
“Kami harap warga juga aktif melapor kalau ada titik yang padam. Semakin cepat diketahui, semakin cepat bisa kami tangani,” katanya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



