Sabtu, 24 Januari 2026

Rawan Kecelakaan, Median Jalan Diponegoro di Sei Temiang Kerap Diterobos Motor

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengendara roda dua dan empat saat melintas di jalan Diponegoro. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Jalan Diponegoro atau tepatnya di sekitar SPBU Sei Temiang dinilai rawan kecelakaan. Pengendara motor kerap menerobos median jalan untuk menuju arah berlawanan atau jalur sebaliknya.

Aidil, salah seorang pengendara mengatakan median jalan yang diterobos tersebut sering digunakan pengendara motor dari arah Simpang TPU menuju SPBU dan Batuaji

“Kalau mutar di u-turn itu jaraknya jauh. Makanya banyak pengendara motor nerobos,” ujarnya.

Ia menilai rawannya kecelakaan karena kondisi jalan yang lurus. Sehingga banyak pengendara melintas dengan kecepatan tinggi.

“Bahanyanya malam hari. Pengendara yang melintas tidak melihat motor yang menerobos ini,” katanya.

Menurut dia, banyaknya pengendara yang menerobos karena rusaknya kanstin atau pembatas median jalan. Seharusnya, kanstin tersebut diperbaiki atau dibangun kembali oleh instansi terkait.

“Kalau tidak diperbaiki atau dibangun lagi akan terus diterobos,” ungkapnya.

Robi, pedagang minyak eceran disekitar jalan mengatakan akibat penerobosan yang dilakukan pengendara motor tersebut menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Sudah beberapa kali kecelakaan. Pengendara lebih memilih menerobos dibandingkan memutar di u-turn,” katanya.

Ia berharap median jalan ini segera diperbaiki, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa ke depannya.

“Bahayanya bukan bagi yang menerobos saja, tetapi bagi pengendara lain juga,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Update