Kamis, 2 April 2026

Redesain Hunian Optimalkan View Danau, Gabungkan Fungsi dan Estetika

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Extension room itu tidak hanya mengedepankan nilai estetika, tapi juga fungsi. foto-foto: e.Re Studio Architects

batampos – Rumah yang berlokasi di kawasan Padalarang, Bandung, ini dibangun di atas struktur yang kukuh. Namun, desainnya dirasa kurang estetis dan fungsional. Duo arsitek Erwin Kusuma dan Regina Winarni dari e.Re Studio Architects ”menyulap” rumah itu menjadi jauh lebih modern dan fresh.

Struktur yang kukuh dipertahankan. Namun, perlu banyak perombakan untuk menjadikan bangunan itu sesuai dengan apa yang diinginkan sang pemilik rumah. Pertama, dari segi estetika. Bangunan awalnya dinilai kurang menarik dan cenderung membosankan. Banyak ruangan yang besar, tapi tidak jelas fungsinya. Pemilik menginginkan rumah yang berkesan modern dan homey.

Lalu yang kedua, sirkulasi dan pencahayaan sangat kurang. Beberapa ruangan terasa gelap meski luas. Untuk itu, Erwin dan Regina membongkar beberapa tembok dan mempertahankan beberapa kolom asli. Kemudian membuat bukaan sebanyak-banyaknya untuk memaksimalkan sinar matahari dan sirkulasi udara. Hal itu didukung pula dengan konsep double volume pada ruang keluarga.

’’Double volume berbeda dengan high-ceiling karena dari lantai atas bisa melihat ke lantai di bawahnya,’’ kata Regina kepada JPGROUP pada Rabu (24/11) lalu.

Rumah itu tampak seperti memiliki dua lantai jika dilihat dari depan. Namun, tampak belakang, baru terlihat bahwa sebenarnya rumah itu terdiri atas tiga lantai. Lantai paling dasar adalah semi-basement yang merupakan area servis. Area tersebut tidak tampak dari depan karena mengikuti kontur tanah perbukitan yang menurun di bagian belakang. Nah, dari halaman belakang terlihatlah area extension yang dirancang Erwin dan Regina. Area tersebut terhubung dengan ruang keluarga yang berada di tengah bangunan.

Di sana, terdapat dua area utama. Yakni, sambungan living room di lantai bawah dan home office di lantai paling atas. Karena letaknya berada di paling belakang bangunan, aktivitas bekerja dan bersantai bareng keluarga bisa makin optimal.

’’Terutama home office terasa lebih privat, tidak terganggu aktivitas keluarga. Sebab, area extension terkesan terpisah meski sebenarnya masih dalam satu lingkup rumah,’’ terangnya.

BACA JUGA: Siapkan Ekosistem Pembiayaan Perumahan dengan Menyediakan Layanan Digital

Extension room itu memiliki jendela kaca superbesar yang tidak hanya mengedepankan nilai estetika, tapi juga fungsi.

’’Kami pilih menggunakan material kaca dari atas sampai bawah karena pertimbangan untuk memaksimalkan pemandangan danau di belakang rumah. Kan sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan,’’ kata Regina.

Tak hanya itu, area tambahan tersebut juga membuat atap bagian belakang rumah seolah-olah berbentuk persegi. Padahal, bagian atap rumah itu tidak dirombak karena mematuhi regulasi developer perumahan.

’’Bentuk persegi juga menambah kesan modern pada tampilan rumah,’’ tegasnya. (*)

Reporter: JP Group

UPDATE