Sabtu, 4 April 2026

Rekor, Sehari 327 Warga Batam Terpapar Covid

spot_img

Berita Terkait

spot_img
F. Dalil Harahap/Batam Pos
Tim PPKM dan Puskesmas Tanjunguncang tracing warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (17/2).

batampos- Tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Batam semakin mengganas. Bahkan, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 melonjak 327 orang pada Sabtu (19/2) dan 79 orang pada Minggu (20/2). Angka ini menjadi rekor tertinggi penambahan kasus aktif sepanjang tahun 2022 ini.

“Update terbaru sepanjang dua hari terakhir ada penambahan 406 kasus baru,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, Minggu (20/2).

Bila melihat data sebelumnya, kasus aktif di Batam ini terus mengalami peningkatan signifikan sepanjang Februari 2022 ini. Bahkan angkanya dari puluhan naik menjadi ratusan dan terakhir menjadi rekor tertinggi yakni 327 kasus aktif. Bila melihat kasus masih didominasi oleh konfirmasi bergejala.

“Paling banyak kasus bergejala. Sisanya tanpa gejala dan konfirmasi kontak,” ungkap Didi.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Meningkat, Kadiskes Kepri Minta Masyarakat Tetap Tenang

Meningkatnya kasus baru ini juga berdampak pada kasus aktif saat ini. Hal ini juga berimbas pada ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Menurut Didi untuk kasus aktif tembus angka 1.107 orang. Dimana sebagian besar dirawat di Asrama Haji dan sisanya rumah sakit rujukan Covid-19 Batam serta RSKI Galang.

“446 pasien saat ini dirawat di Asrama Haji, 126 RSKI dan 177 isolasi mandiri. Sisa lainnya di rumah sakit rujukan,” beber Didi.

Lalu bagaimana dengan tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) tempat tidur isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu Didi Kusmarjadi mengatakan saat ini BOR di RS terjadi peningkatan dari 20,5 persen menjadi 28,03 persen.

“BOR tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam sampai dengan Kamis (17/2) pukul 12.00 WIB mencapai 28,03 persen. Naik dari sebelumnya 20,5 persen,” ujarnya.

Sementara itu untuk untuk keterisian BOR di ruang Intensive Care Unit (ICU) Covid mencapai 15,69 persen, atau mengalami peningkatan dibandingkan sehari sebelumnya yakni sebesar 13,46 persen.

Didi merinci, saat ini ada sekitar 603 tempat tidur yang tersedia. Sementara itu untuk ICU Covid berjumlah 51 tempat tidur. Dibandingkan beberapa hari sebelumnya, jumlah ketersediaan tempat tidur ini terus mengalami peningkatan yang signifikan.

“Angka ini masih dalam kategori aman,” ucapnya. (*)

Reporter: Rengga

UPDATE