
batampos – Seorang remaja laki-laki bernama Yoga Pangestu (15) dilaporkan tenggelam di sebuah danau di wilayah Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (25/3) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian, yang langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Salah seorang warga di sekitar lokasi Rasid menyebutkan, korban sebelumnya sempat terlihat bersama teman-temannya. Mereka diketahui beraktivitas sejak subuh sebelum akhirnya menuju kawasan danau untuk berenang.
“Katanya habis salat subuh mereka ke pantai Nongsa, lalu lanjut ke danau. Di situ korban ikut berenang, tapi memang belum bisa berenang,” ujarnya.
Saat berenang, korban diduga tenggelam karena tidak mampu berenang. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan menghilang ke dasar danau.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian. Proses pencarian berlangsung beberapa jam hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 09.40 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diduga terjebak di dasar lumpur danau,” tambah warga lainnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap saksi-saksi serta memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat berada di lokasi berbahaya seperti perairan terbuka. (*)



