
batampos – Kepadatan arus balik Lebaran mulai terasa di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam. Sejak Kamis (3/4), pelabuhan ini dibanjiri ribuan pemudik yang kembali dari kampung halaman. Puncak arus balik terjadi pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4), dengan lebih dari 24 ribu penumpang yang tiba di Batam dan sekitar 10 ribu lainnya yang berangkat ke berbagai daerah di Sumatra dan sekitarnya.
Pantauan Batam Pos, suasana pelabuhan mulai ramai sejak siang hari, terutama di area kedatangan dan keberangkatan. Penumpang yang baru turun dari kapal tampak membawa berbagai barang bawaan seperti koper, kardus besar, hingga oleh-oleh khas daerah asal mereka. Di sisi lain, antrean panjang juga terlihat di ruang tunggu keberangkatan, menandai banyak warga yang mulai kembali ke kampung setelah merayakan Lebaran di Batam.
“Ramai sekali sejak kemarin. Saya dan keluarga sengaja balik hari ini karena Selasa sudah mulai kerja,” ujar Yunita, salah seorang Pegawai Negeri Sipil di Batam, Senin (7/4).
Sementara itu, Lilis, 32, warga Tanjung Piayu, juga memilih kembali lebih awal dari kampung halamannya di Bagansiapiapi. “Kalau tunggu Senin pasti lebih padat. Saya bawa anak-anak, jadi lebih nyaman balik sekarang,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Pos Kesyahbandaran Domestik Sekupang, arus penumpang mulai meningkat sejak Kamis (3/4), dengan 43 kapal tiba membawa 5.298 penumpang dan 44 kapal berangkat mengangkut 2.738 penumpang. Keesokan harinya, Jumat (4/4), jumlah penumpang yang tiba meningkat menjadi 5.372 orang dengan 43 kapal, sementara penumpang yang berangkat tercatat 2.063 orang dengan 44 kapal.
Lonjakan tertinggi tercatat pada Sabtu (5/4), saat 42 kapal membawa 6.164 penumpang tiba di Batam, dan 43 kapal lainnya berangkat dengan membawa 2.339 penumpang.
Sedangkan pada Minggu (6/4) atau puncaknya, sebanyak 55 trip kapal membawa 8.046 penumpang datang dan 50 trip kapal mengangkut 3.487 penumpang yang meninggalkan Batam. Secara keseluruhan, total pergerakan penumpang pada akhir pekan itu mencapai 24.880 orang yang tiba dan 10.627 orang yang berangkat.
“Rute terbanyak masih didominasi Dumai–Batam dan sebaliknya. Arus balik ini memang sudah kami prediksi sejak awal, dan kami terus melakukan pemantauan untuk memastikan semuanya berjalan aman dan lancar,” ujar Kepala Pos Kesyahbandaran Domestik Sekupang, Samosir Parsaoran.
Menurut Samosir, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan operator pelayaran untuk kemungkinan penambahan jadwal kapal (extra trip) jika lonjakan penumpang terus terjadi.
“Kalau memang dibutuhkan, kita akan dorong penambahan kapal. Tapi tetap mengutamakan aspek keselamatan. Tidak boleh buru-buru mengorbankan kelayakan kapal,” tegasnya.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama arus balik, petugas gabungan dari Kesyahbandaran, TNI, dan Polri dikerahkan untuk berjaga di sejumlah titik strategis. Pemeriksaan kapal dilakukan secara rutin, termasuk memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas.
Pihak pelabuhan memperkirakan arus balik masih akan terus berlangsung hingga H+7 Idulfitri, mengingat banyak pekerja kantoran maupun buruh industri baru akan kembali ke Batam setelah libur panjang berakhir.
Hingga Minggu sore, arus penumpang masih terlihat stabil dan terkendali. Petugas tetap siaga, terutama di ruang tunggu, dermaga, serta area kedatangan. Pihak pelabuhan berharap seluruh perjalanan arus balik berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
“Semoga semua pemudik kembali ke Batam dengan selamat, dan aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” pungkas Samosir. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



