Senin, 9 Februari 2026

Riuh Budaya Melayu Warnai Pendaftaran Amsakar dan Claudia

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra, jadi yang pertama mendaftarkan diri dalam kontestasi Pilwako Batam 2024. Mereka tiba di KPU Batam untuk mendaftar sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (27/8).

Amsakar dan Claudia kompak mengenakan kemeja motif kotak-kotak warna biru putih dan celana hitam. Pasangan ini mendaftar ditemani sejumlah relawan. Terlihat juga para petinggi partai politik (parpol) dari koalisi gemuk di Kepri dan Batam, di antaranya Iman Sutiawan, Pietra Machreza Paloh, Hendra Asman, Nyanyang Haris Pratamura, Lik Khai, M Al Ichsan, Djoko Mulyono, Tumbur Hutasoit, Rizky Aji Perdana, Safari Ramadhan, Surya Makmur Nasution, Taufik Muntasir, Muhammad Yunus Muda, Ahmad Surya, dan lain-lain.

Pasangan itu disambut cukup meriah. Diiringi ketukan kompang, silat, lalu menjalani prosesi adat khas Melayu, seperti berbalas pantun dengan dibatasi ’palang pintu’ bak pengantin baru.
Sekitar pukul 15.13 WIB, pasangan berakronim ASLI ini beserta rombongan masuk ke ruangan atau tenda tertutup berukuran 8×8 meter yang dididirikan di halaman Kantor KPU Batam di Sekupang. Mereka duduk berhadapan, dengan ketua dan para komisioner KPU di depan. Ada juga beberapa orang petinggi Bawaslu Batam di ruangan. Selang puluhan menit, tepatnya pukul 15.56 WIB, Amsakar-Claudia beserta rombongan keluar ruangan.


”Saya senang pantunnya, riang gembira. Saya mengimbau pendukung kami, simpatisan, relawan, kita kampanye secara damai dan riang gembira,” kata Claudia, saat jumpa pers usai pendaftaran.

Prosesi pendaftaran keduanya berjalan lancar, serta dinyatakan sah dan diterima KPU. Prosesi tersebut tidak ada kendala berarti.

Pasangan Amsakar-Claudia didukung 11 parpol dan dua parpol nonparlemen. Total raihan dari koalisi pendukung di DPRD sebanyak 43 kursi. Pasangan tersebut dianggap bisa meneruskan aspirasi partai.

”Dukungan ini tak terlepas dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), bahkan KIM Plus. Artinya bukan kita sedemikian getol, tapi teman-teman ini (parpol) sama pemikirannya dengan kita,” Claudia.

Secara konsep, dia mempercayakan semuanya pada tim pemenangan dan relawan. Ditanya soal kostum, Amsakar mengamini bahwasanya kemeja kotak-kotak sudah jadi branding tersendiri buat keduanya.

”Kotak-kotak ini mencerminkan keberagaman. Lalu, kami memilih pada saat deklarasi berpakaian putih, dan ke KPU pakai pakaian ini. Nanti kami akan berpakaian Melayu,” kata dia.

Amsakar sepertinya tahu persis persoalan di medsos yang tak sedikit mengaitkan isu politik identitas. Ia me-nyentil itu, dan ingin semua berjalan baik agar Pilwako Batam berlangsung aman dan damai.

”Saya ingin mengajak kita semua untuk membangun politik yang terhormat dan bermartabat dengan membangun narasi yang baik di lapangan, jangan sibuk cari penyakit kontestan lain. Kami terpanggil semata-mata karena kami merasa ada energi untuk membangun Batam. Tidak ada kepentingan pribadi. Kami ingin melakukan yang terbaik untuk Batam,” ujar Amsakar.

Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra, menyerahkan berkas pencalonan yang diterima Ketua KPU Batam, Marwardi, di KPU Batam, Sekupang, Selasa (27/8).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

Celetukan pertanyaan wartawan mengenai isu kotak kosong dan bakal ada calon tandingan, membuat Amsakar berkelakar. Kotak kosong baginya adalah lawan, bahkan ia dan tim tak pernah mendiskusikan perihal itu.

Aturan threshold baru MK yang memungkinkan parpol tertentu mengusung calon sendiri pun ditanggapinya. Dia senang jika ada calon baru yang muncul pada Pilwako Batam. Secara personal ia tak mempermasalahkannya.

Sekarang ini, santer dibicarakan bahwa Ketua DPC PDIP Batam, Nuryanto, bakal maju Pilwako Batam lantaran perolehan suara dan kursi di DPRD Batam memenuhi ambang batas pencalonan. Nuryanto dikabarkan berduet dengan Hardi Selamat Hood.

Terkait hal itu, Amsakar tak ambil pusing. Ia mengaku senang bila ada figur yang ikut kontestasi politik, menambah semarak pesta demokrasi.

”Kemarin, saya dapat kesempatan hadir di paripurna. Saya bergurau sama beliau (Nuryanto) bahwa MK beri peluang. Saya bilang ke Cak Nur (Nuryanto) begini, ’di KDA (Batam Center) agak berat, Cak. KDA itu Kawan Dekat Amsakar’. Maksud saya begitulah kita bahagia menyambut kontestasi ini,” kelakar Amsakar.

Selain itu, Ketua DPD NasDem Kota Batam itu menyebutkan, apa yang telah diberikan ini juga tidak lepas dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terbangun di tingkat pusat. Bahkan sekarang sudah menjadi KIM plus dengan bergabungnya sejumlah partai politik lain ke dalam koalisi besar tersebut.

”Artinya bukan kita sedemikian ngotot, tapi teman-teman yang ternyata sama pemikirannya dengan kita. Saya harap ini tidak dimaknai berbeda,” harapnya.

Ia juga berpesan untuk bersama-sama membangun politik yang terhormat dan bermartabat. Membangun narasi-narasi yang produktif di lapangan serta tidak mencari penyakit kontestan-kontestan yang lainnya. ”Insyaallah ASLI hadir di sini antara lain bertujuan untuk membangun politik yang sportif yang terhormat dan bermartabat,” ucap dia.

”Jadi kalau ada narasi yang kontraproduktif di lapangan, saya berharap kita semua jadi bagian yang menyejukkan karena harapan lebih besar dari ASLI bagaimana kontestasi 2024 dilaksanakan secara bahagia oleh semua partai yang tidak ada fiksi-fiksi yang membelah satu sama lainnya,” tambahnya.

Selanjutnya paling penting bagaimana menjaga kondusivitas Kota Batam. Bersama-sama membantu TNI-Polri menjaga Kota Batam yang dicintai ini. ”Terakhir kami terpanggil untuk kontestasi ini semata-mata karena merasa ada energi yang bisa kami sumbangkan untuk Kota Batam tercinta. Insyaallah tidak ada kepentingan pribadi tapi kami akan gunakan seluruh enegri untuk melakukan kebaikan bagi Kota Batam,” bebernya.

Ia juga berpesan kepada seluruh warga Batam untuk memberikan aspirasi dan semangat dengan cara mendukung ASLI pada saat Pilkada 2024. ”Mari seluruh warga Batam datang berbondong-bondong ke TPS gunakan hak pilih anda karena satu suara itu penting bagi menumbuhkan demokrasi di Indonesia,” tuturnya.

Disinggung mengenai program unggulan ASLI, Amsakar menjawab ada tujuh poin yang akan dijalankan apabila ASLI dipercaya masyarakat memimpin Batam. Pertama, pelayanan air bersih menjadi lebih baik, seragam sekolah gratis, insentif bagi lansia, BPJS Ketenagakerjaan bagi driver online, ojek online, dan penambang pancung.

”Kita juga akan back up seluruh warga ber-KTP Batam dengan Jamkesda. Ketujuh, pinjaman dana bergulir sampai dengan Rp20 juta suku bunganya dibayar oleh pemerintah,” ujarnya.
Ketujuh program ini, kata Amsakar, disebut program unggulan karena ketujuhnya sudah dimasukkan di KUA PPAS APBD 2025 mendatang. Artinya, ketika nanti sudah diketok palu di DPRD Batam, maka akan langsung dijalankan di tahun 2025 nanti.

”Jadi, kita tak pakai lama. Kedua, kita sebut program prioritas karena ini tak ribet urusannya tak perlu nunggu 3-4 tahun tapi kalau ini lang-sung operasional dan dijalankan,” tegasnya.

Amsakar juga menyinggung soal persaingan di Pilkada kali ini, baik melawan kandidat lain maupun kolom kosong. ”Saya mau sampaikan, ada tidak rival, itu sama saja berjuangnya. Di hadapan kawan-kawan saya katakan, kalau menghadapi kolom kosong maka kita harus berjuang lebih kuat lagi karena rasanya kalau 52 banding 48 persen malu rasanya,” jelasnya.

 

KPU Batam Pertimbangkan Perpanjangan Masa Pendaftaran

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, Mawardi, mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, jika memungkinkan. Keputusan ini bakal diambil apabila jumlah pasangan calon (paslon) yang mendaftar hingga batas waktu pendaftaran kurang dari satu paslon.

”Finalisasi pendaftaran akan dilakukan pada 22 September mendatang. Sebelum itu, kami akan melaksanakan verifikasi administrasi dan menerima tanggapan dari masyarakat,” ujar Mawardi usai pendaftaran Amsakar- Claudia, Selasa (27/8).

Ia juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon akan dilaksanakan pada 31 Agustus dan 2 September. Pemeriksaan ini akan dilakukan selama dua hari berturut-turut sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan KPU.

Mawardi menjelaskan lebih lanjut bahwa standar operasional penerimaan pasangan calon dilakukan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Proses penerimaan dimulai dari penyerahan dokumen persyaratan, sambutan, hingga penyerahan cendera mata.

Namun hingga saat ini, KPU Batam belum menerima surat kehadiran dari pasangan calon lain yang akan mendaftar. ”Menurut juknis, surat kesediaan hadir harus disampaikan sehari sebelum pendaftaran,” ujarnya.

Merujuk pada Peraturan KPU (PKPU), jika setelah masa pendaftaran berakhir pada 29 Agustus namun jumlah pasangan calon yang mendaftar kurang dari satu, maka KPU Batam akan memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari.

”Namun, perpanjangan ini hanya dilakukan jika masih ada partai politik yang memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon. Jika tidak, kami tidak akan membuka perpanjangan pendaftaran,” kata Mawardi.

Dengan demikian, tahapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam akan terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses pendaftaran calon.

Komisioner KPU Batam lainnya, Aksara Pandapotan Manurung, menyebut bahwa tahapan tanggal persiapan pendaftaran paslon dibuka tanggal 27-29 Agustus. Pemeriksaan kesehatan di 27 Agustus hingga 2 September. Penelitian persyaratan administrasi paslon oleh KPU provinsi dan kota/kabupaten mulai 29 Agustus sampai 4 September.

Pemberitahuan dan pengumuman hasil penelitian persyaratan administrasi calon oleh KPU provinsi atau KPU kabupaten/kota pada tanggal 13-14 September. Selanjutnya, penelitian perbaikan persyaratan administrasi calon dan penelitian dokumen syarat calon pengganti oleh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota tanggal 6-14 September.

Kemudian, ada perbaikan dan penyerahan perbaikan persyaratan administrasi calon dan pengajuan calon pengganti oleh partai politik peserta Pemilu atau gabungan partai politik peserta Pemilu atau paslon perseorangan kepada pada 6-8 September.

Lalu, masukan dan tanggapan masyarakat terhadap keabsahan persyaratan paslon di 15-18 September. Tahap selanjutnya, yakni klarifikasi atas masukan dan tanggapan masyarakat terhadap keabsahan persyaratan paslon pada 15-21 September. Dan, penetapan paslon tanggal 22 September.

”Pengundian dan pengumuman nomor urut paslon tanggal 23 September 2024,” ujarnya. (*)

 

Reporter : Arjuna / Rengga Yuliandra

Update