batampos – Welcome to Batam Mister! Kalimat itulah yang pertama kali diucapkan para pelaku pariwisata yang menyambut kedatangan turis pertama sejak pandemi Covid-19, di Pelabuhan Nongsapura, Rabu (23/2/2022).
Para wisatawan mancanegara (wisman) asal Singapura satu per satu keluar dari ruang kedatangan Pelabuhan Nong-sapura. Sam Ong, turis pertama yang keluar dari ruang kedatangan. Penampilan Sam cukup nyentrik, dengan rambut yang sudah memutih yang panjangnya sebahu. Usia laki-laki sekitar 60 tahunan ini terlihat energik.
Saat keluar, ia menyapa orang-orang yang menyambut kedatangannya. Lambaian tangannya, disambut riuh pelaku pariwisata dan jurnalis. ”I miss ayam penyet,” kata Sam.
Ia mengaku sudah dua tahun tidak datang ke Batam. Banyak yang hal yang dirindukannya dari Kota Bandar Mandani ini.

Wisatawan Singapura akan berlibur di kawasan Nongsa Sensation selama tiga hari.
Orang Batam, kata Sam, sangat ramah dengan para turis. Itu sebabnya, saat ada program VTL dan travel bub-ble, ia tidak menyia-nyiakannya.
”I come alone to Batam,” ujarnya.
Ia juga mengatakan sudah memiliki beberapa rencana selama berada di Batam. Oleh sebab itu, ia telah menyiapkan uang sekitar Rp 5 juta per malamnya.
”Saya akan menginap di Batam View, dan berada di sini selama 3 hari dua malam,” tuturnya.
Turis yang kedua keluar adalah Jason Tay. Tak kalah energiknya dengan Sam Ong, pria berusia kurang lebih 60 tahunan ini juga melambaikan tangannya saat keluar dari ruang kedatangan Pelabuhan Nongsapura.
Pria berambut putih pendek dengan kaos putih bercorak garis-garis oranye ini mengungkapkan kerinduannya. ”I miss you,” ucapnya.
Senada dengan Sam, Jason mengatakan sudah dua tahun tidak dapat menginjakkan kakinya di Batam. Pandemi menjadi halangan baginya untuk datang ke Batam. Namun, setelah dua tahun, akhirnya ia dapat datang lagi ke Batam.
Ia berharap dapat terus berkunjung ke Batam setiap saat, tanpa ada aturan yang ketat seperti ini. Tapi, tentunya pandemi ini harus segera berakhir.
”Saya rindu teman-teman di Batam, saya rindu keramah-tamahan warga Batam,” ujarnya.
Selama di Batam, Jason sudah memiliki beberapa rencana. Ada beberapa makanan yang masuk dalam daftarnya. Ia menantikan untuk makan sup buntut, ayam penyet, dan nasi padang.
”Ada kikil, itu my favourite,” imbuhnya.
Para wisawatan asal Singapura ini awalnya dikabarkan akan datang sebanyak 28 orang, tapi yang datang hanya 26 orang. Ada 11 orang perempuan dan 15 pria, yang akan berlibur di Batam View dan Turi Beach.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyempatkan hadir dan menyapa kedatangan wisatawan asal Singapura tersebut. Ansar juga meyempatkan diri mengecek alat TCM serta prosedur wisman datang hingga dijemput bus dan diantar ke lokasi resort.
”Alhamdulillah, usaha kita bersama selama kurang lebih 2 tahunan ini membuahkan hasil. Welcome to Kepulauan Riau, ” kata Ansar saat me-nyambut langsung tibanya para wisatawan di Nongsa Sensation.
”Hari ini hanya 26 orang, dan menjadi kunjungan perdana. Kami berharap ke depan terus meningkat,” kata Ansar, lagi.
Ia juga mengatakan bahwa program Vaccinate Travel Lane (VTL) masih membatasi untuk 700 orang per pekannya. Rinciannya, 350 orang sepekan dari Nongsa-Batam dan 350 orang sepekan dari Lagoi-Bintan.
”Masih ada batasan dari Pemerintah Singapura, namun jika evaluasi setelah seminggu pelaksanaan travel bubble di Singapura ke Batam, dan VTL dari Batam ke Singapura. Hasilnya baik, kami akan mendorong penambahan kuota,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Ansar meminta para pelaku pariwisata memastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan dengan baik. Sehingga, menjamin para turis tidak terpapar Covid-19, selama liburan di Batam.
Di tengah peningkatan kasus Covid-19, Ansar berjanji akan menerapkan berbagai skema untuk menurunkan kasus Covid-19. ”Ada ancaman Omicron, makanya kami akan mempercepat vaksinasi, termasuk untuk lansia. Kami juga akan meningkatkan 3T (tracing, testing, dan treatment). Koordinasi akan ditingkatkan. Kami juga berharap, ke depan Omicron ini menjadi seperti demam biasa saja,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Buralimar mengatakan, kedatangan para turis ke Nongsa ini menjadi awal kebangkitan pariwisata. Ia menyebutkan, ada 51 orang turis asal Singapura dijadwalkan datang ke Lagoi, Jumat (25/2).
Ia juga mengharapkan, tidak hanya para turis yang datang, tapi juga Dubes Indonesia untuk Singapura. Buralimar memiliki harapan yang sama dengan Gubernur Kepri yakni travel bubble bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Selama para wisman di Nongsa atau Lagoi, mereka tidak diizinkan keluar dari kawasan travel bubble. Namun, mereka dapat menerima tamu.
”Jadi, jika ada saudaranya atau kolega mereka ingin berjumpa, bisa saja. Tapi, tidak boleh keluar, harus tetap berada dalam kawasan,” ujarnya.
Orang yang ingin bertemu, harus negatif Covid-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan PCR atau antigen. Tapi bagaimana pengawasannya, Buralimar mengembalikannya ke pihak resort atau hotel tempat para wisman tinggal.
Bagaimana jika ada yang positif? Buralimar menyatakan sudah ada skema yang disiapkan. Apabila tidak bergejala, maka akan menjalani isolasi di hotel. Tapi, jika ada gejala, akan dilakukan perawatan di rumah sakit.
”Biayanya mandiri, tidak ditanggung pemerintah,” tuturnya.
Agar tidak ada yang terpapar, pihaknya sudah menyiapkan puluhan orang yang tergabung dalam Satuan Tugas Covid-19 di resort-resort tempat para wisman tinggal. Orang-orang yang tergabung itu, akan memastikan protokol kesehatan (protkes) berjalan dengan baik dan benar.
Apabila ada masalah, satgas akan berkoordinasi dengan pengelola resort dan instansi terkait lainnya. ”Makanya, kami sudah meminta para resort komitmen, agar penerapan protokol kesehatan dan tidak membiarkan para turis keluar dari area kawasan travel bubble,” ujarnya.
Buralimar juga mengatakan, evaluasi setelah sepekan pelaksanaan travel bubble berjalan dengan lancar. Maka, akan ada rencana meminta memperluas kawasan travel bubble ke pemerintah pusat.
”Ke depan, kami akan ajukan menjadi VTL,” pungkasnya.
Chairman Nongsa Sensation, Anddy Fong, mengatakan, pihaknya sangat siap menerima dan memanjakan wisatawan yang datang ke Nonga Sensation.
Selama berada di Nongsa Sensation, wisatawan dari Singapura bisa menikmati beberapa resort dan golf yang ada di kawasan Nongsa Sensation. Di antaranya; Montigo Resort, Batamview Resort, Nongsa Point Marina Resort dan Turi Beach Resort.
Selain tempat penginapan, wisatawan asal negeri jiran tersebut juga diperbolehkan untuk bermain golf. Ada dua pilihan tempat bermain golf bagi mereka, yakni di Tering Bay Golf dan juga di Palm Spring Golf.. (***)
Reporter : FISKA JUANDA
Editor : RYAN AGUNG



