
batampos — Rumah Sakit BP Batam (RSBP) terus memperkuat transformasi layanan kesehatan dengan meraih sertifikasi ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu pada sejumlah layanan strategis.
Selain itu, RSBP juga meluncurkan berbagai layanan unggulan berbasis teknologi modern guna meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi rujukan pasien ke luar daerah maupun luar negeri.
Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, mengatakan sertifikasi ini menjadi fondasi penting dalam peningkatan mutu layanan.
Baca Juga: Pemko Batam Hadirkan Labkesmas, Layani Cek Kesehatan hingga Cek Kualitas Udara
“Penerapan ISO 9001:2015 memastikan setiap proses pelayanan berjalan terstandarisasi, terukur, dan berkelanjutan sesuai standar internasional,” ujarnya, Rabu (8/4).
Layanan yang telah tersertifikasi meliputi Laboratorium Patologi Klinik, Patologi Anatomi, Instalasi Radiologi, Medical Check-Up (MCU), serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Sebagai penguatan layanan, RSBP menghadirkan sejumlah fasilitas unggulan, di antaranya layanan neurointervensi untuk penanganan stroke dan kelainan pembuluh darah otak secara minimal invasif, serta layanan jantung bawaan.
Pengembangan ini menjadi bagian dari Cardio-Neuro-Cerebrovascular Centre yang tengah dibangun sebagai layanan unggulan rumah sakit.
RSBP juga melengkapi fasilitas dengan teknologi medis mutakhir seperti IVUS dan Rotablator untuk tindakan jantung kompleks, imunohistokimia untuk diagnosis kanker, endoscopy dan colonoscopy untuk deteksi dini penyakit saluran cerna, serta CBCT dental untuk pencitraan gigi.
Baca Juga: Disdukcapil Batam Buka Layanan di Alun-alun Engku Putri, Ini Jadwalnya
Penguatan tersebut turut mendukung pembentukan Oncology Centre dan Trauma Centre sebagai bagian dari pusat layanan unggulan (centre of excellence).
Dari sisi ekonomi, pengembangan layanan ini diproyeksikan menambah pendapatan sekitar Rp14,76 miliar per tahun, sekaligus meningkatkan kompleksitas layanan (case mix INA-CBG’s) dan menekan angka rujukan pasien ke luar daerah.
Saat ini, RSBP Batam mencatat lebih dari 120 ribu kunjungan pasien per tahun, dengan tren peningkatan pada layanan spesialistik dan subspesialistik.
Tak hanya fokus pada layanan klinis, RSBP juga menerapkan teknologi Sterilwave dalam pengolahan limbah medis ramah lingkungan, serta layanan pemeriksaan endotoksin untuk menjamin kualitas air pada hemodialisa.
Secara strategis, pengembangan ini diharapkan memperkuat posisi RSBP sebagai rumah sakit rujukan regional serta mengurangi kebocoran pasien ke luar negeri, khususnya ke Singapura dan Malaysia.
“Kami berkomitmen menjadikan Batam sebagai pusat layanan kesehatan regional yang berdaya saing global,” tegas Tanto.
Baca Juga: UTAR Conference 2026 di Batam, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dari SMA ke Universitas
Sementara itu, perwakilan lembaga sertifikasi ISO, Bagus Triatmoyo, menyebut sertifikasi tersebut menjadi pengakuan internasional atas mutu layanan rumah sakit.
Hal senada disampaikan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuti Sirait, yang menegaskan capaian ini merupakan komitmen peningkatan layanan secara berkelanjutan.
Ke depan, RSBP Batam menargetkan penguatan layanan di bidang kardiovaskular, onkologi, dan trauma, sekaligus mendorong peran dalam pendidikan serta penelitian kesehatan. (*)



