Selasa, 13 Januari 2026

RSBP Batam Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Fellowship Intervensi Jantung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP

batampos– Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terus bertransformasi menjadi pusat layanan dan pendidikan kesehatan unggulan di Kepulauan Riau. Tak lama lagi, rumah sakit milik BP Batam ini akan menjadi rumah sakit penyelenggara pendidikan fellowship intervensi jantung, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.

Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP, mengatakan proses pengajuan sebagai rumah sakit pendidikan kini tengah berjalan dan sudah mendapat dukungan dari Kemenkes.

“Kita sudah bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan dan saat ini sedang dalam tahap dokumentasi. Insyaallah ke depan, dokter tidak perlu jauh-jauh menempuh pendidikan subspesialis intervensi jantung, karena bisa dilakukan di RSBP Batam,” ujarnya.

BACA JUGA: Sinergi BP Batam dan Kemenkes, Fasilitas RSBP Bakal Ditingkatkan, Siap Jadi RS Rujukan Unggulan

Menurut dr. Tanto, RSBP Batam dinilai layak menjadi rumah sakit pendidikan karena telah memiliki fasilitas lengkap, tenaga ahli berkompeten, serta sarana penunjang modern. Saat ini, RSBP Batam memiliki dokter jantung anak, dokter jantung aritmia, dan dokter neurointervensi, serta dukungan penuh dari tim Cardiovascular Center (Pusat Kardiovaskular) yang menjadi layanan unggulan rumah sakit tersebut.

“Kami memiliki fasilitas dan SDM yang siap. RSBP menjadi pilihan Kemenkes untuk menjadi tempat pendidikan fellowship intervensi jantung karena kelengkapan dan kesiapan kami,” jelasnya.

Selain memperkuat layanan kardiovaskular, RSBP Batam juga tengah mengembangkan kerja sama pendidikan dengan sejumlah universitas, seperti Universitas Internasional Batam (UIB). Melalui kolaborasi ini, RSBP diharapkan dapat berperan aktif dalam mencetak dokter spesialis dan subspesialis di masa mendatang.

“Ke depan, tidak hanya jantung. Kita juga akan menjadi rumah sakit pendidikan. Beberapa dokter yang sedang menempuh pendidikan di universitas mitra akan menjalani praktik di RSBP Batam,” katanya.

Tanto menegaskan, RSBP Batam kini siap melayani masyarakat dengan standar rumah sakit rujukan nasional. Seluruh pasien, baik peserta BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, asuransi swasta, maupun pasien umum, dapat mengakses layanan yang tersedia.

“RSBP Batam adalah rumah sakit pemerintah yang terbuka untuk semua kalangan. Dengan fasilitas yang ada, masyarakat Batam tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat jantung. Semua bisa kami tangani di sini,” tegasnya.

Sebagai rumah sakit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Batam, RSBP terus berinovasi dengan mengintegrasikan sistem pelayanan modern seperti One Service System dan pembayaran digital QRIS. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menghadirkan pusat layanan kesehatan kelas dunia di Batam.

“Ini adalah langkah nyata kami menjadikan RSBP sebagai rumah sakit unggulan nasional dan pusat pendidikan kedokteran di wilayah barat Indonesia,” tutup dr. Tanto. (*)

Reporter: Rengga

Update