Selasa, 7 April 2026

Rudi Dukung Kebijakan Vaksin Booster Sebagai Syarat Perjalanan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Suasana di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan vaksin booster sebagai syarat perjalanan, syarat masuk mal atau pusat perbelanjaan, hingga area perkantoran.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan saat ini kondisi Batam untuk pengendalian Covid-19 sudah sangat jauh membaik. Bahkan beberapa hari lalu Batam masuk zero kasus atau bebas Covid-19.

Meskipun begitu, pihaknya tetap meminta masyarakat menjaga protokol kesehatan (Protkes), serta turut mendukung menyukseskan penyelenggaraan vaksin booster.

Beberapa daerah saat ini tengah menghadapi lonjakan kasus, tentu ia berharap hal ini tidak terjadi di Batam. Meskipun tingkat penyebaran virus baru ini tidak seperti pendahulunya, ia meminta masyarakat tetap menjaga diri dan protkes.

“Daerah akan mendukung sepenuhnya kebijakan pusat, jika itu demi kebaikan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19,” kata dia, Rabu (6/7).

Rudi menyebutkan saat ini capaian untuk vaksin booster Batam sudah sangat baik. Tidak berhenti di situ, Dinas Kesehatan juga terus melakukan percepatan pemberian vaksin booster kepada masyarakat umum.

Menurutnya, untuk lintas pegawai yang ada di Pemko Batam semua sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga. Hal ini karena sejak awal tahun ini, tenaga kesehatan sudah berupaya sangat gencar sekali untuk memberikan pelayanan vaksin.

“Jadi kalau ada pemberlakuan vaksin booster jadi syarat sebenarnya di Batam sudah lama diterapkan. Kalau sekarang mau diterapkan kembali saya rasa tidak ada masalah, sebab capaian kita sudah sangat tinggi. Sehingga bukan menjadi hambatan jika ada kebijakan terkait pemberlakuan aturan tersebut,” ungkapnya.

Rudi menjelaskan, fokus pemerintah saat ini adalah menjaga kondisi Batam menjadi lebih kondusif. Perkembangan ekonomi diharapkan bisa mencapai 10 persen ke depannya. Tentu hal ini membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Harus kita akui Batam menjadi salah satu daerah dengan capaian vaksinasi terbaik di Indonesia. Meskipun kasus landai, Dinkes tidak berhenti memberikan layanan vaksin booster. Sehingga kalau ada PPKM atau syarat perjalanan baru, masyarakat Batam sudah tidak perlu khawatir, karena mereka sudah ikut vaksin booster dengan kesadaran sendiri,” bebernya.

Mengenai lonjakan kasus dan penerapan PPKM di sejumlah daerah di Indonesia, Rudi menambahkan hal itu dilakukan pemerintah demi mengendalikan penyebaran, dan tujuannya tentu baik. Untuk Batam, lanjutnya berjalan seperti biasa, pihaknya mengimbau warga tetap pakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Sementara untuk tim kesehatan nanti akan berupaya memutus mata rantai penyebaran, jika ditemukan kasus Covid-19. Kepala BP Batam ini menyebutkan saat ini capaian vaksin dosis ketiga atau booster sudah mencapai 433.749 atau 54.94 persen. Menurutnya, dengan adanya kebijakan pemberlakuan booster sebagai syarat perjalanan, angka tersebut akan mengalami kenaikan nantinya.

“Ini merupakan upaya pemerintah untuk memaksimalkan capaian vaksin booster. Jadi selagi itu positif, pemerintah daerah wajib mendukung langkah tersebut. Diharapkan capaian Batam akan bisa mendekati 100 persen nantinya,” harap Ketua Satgas Covid-19 Kota Batam ini. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE