Minggu, 29 Maret 2026

Rute Batam-Belawan Paling Padat, Lonjakan Penumpang via Pelni Mulai Terasa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal Pelni yang mengangkut pemudik sedang berlayar. F. istimewa

batampos – Lonjakan penumpang angkutan laut mulai terasa di Batam menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatat, Batam menjadi salah satu pelabuhan keberangkatan terpadat secara nasional.

Berdasarkan data per 16 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari Batam mencapai 22.840 orang. Angka ini menempatkan Batam di posisi teratas pelabuhan keberangkatan tersibuk, mengungguli Balikpapan dan Makassar.

Tak hanya itu, ruas pelayaran Batam–Belawan juga tercatat sebagai rute terpadat dengan jumlah penumpang mencapai 20.251 orang. Tingginya mobilitas ini dipengaruhi meningkatnya antusiasme masyarakat untuk mudik, termasuk dampak kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai diberlakukan pemerintah pada 16–17 Maret 2026.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan bahwa tren kenaikan penumpang sudah terlihat sejak awal periode angkutan Lebaran. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran.

“Antusiasme mudik tahun ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Kami telah meningkatkan kesiapan operasional, baik dari sisi pelayanan maupun pengawasan di kapal dan pelabuhan,” ujarnya, Selasa (17/3).

Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal guna menghindari kemacetan menuju pelabuhan dan antrean saat proses boarding.

Ia juga menyarankan agar penumpang memanfaatkan layanan check-in mandiri melalui aplikasi Pelni Mobile yang dapat dilakukan mulai 12 jam sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami mengimbau penumpang datang lebih awal ke Pelabuhan Bintang 99 Persada Batam. Selain itu, gunakan fasilitas check-in online agar proses keberangkatan lebih lancar,” kata Edwin.

PELNI sendiri telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, mulai dari penambahan personel, penguatan pengawasan, hingga koordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca.

Untuk periode angkutan Lebaran 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI menyediakan total 751.550 tiket bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut ke berbagai daerah.(*)

UPDATE