
batampos – Harga emas batangan Antam pada perdagangan Rabu (4/2) tercatat berada di level Rp3.129.000 untuk pecahan 1 gram. Kenaikan harga ini memicu pertanyaan mengenai daya beli masyarakat, khususnya di Batam yang dikenal sebagai salah satu pasar emas aktif di Kepri.
Berdasarkan daftar harga di Pegadaian, emas Antam pecahan 0,5 gram dijual Rp1.620.000. Sementara itu, ukuran 2 gram dipatok Rp6.191.000 dan 3 gram sebesar Rp9.259.000. Untuk ukuran lebih besar, emas 5 gram dijual Rp15.395.000 dan 10 gram mencapai Rp30.729.000.
Meski harga terbilang tinggi, minat masyarakat Batam terhadap logam mulia disebut masih relatif stabil. Penjual emas di Batam, Andi Wijaya, mengatakan, bahwa tren kenaikan harga justru tidak sepenuhnya menekan permintaan.
“Memang ada sebagian masyarakat yang menahan pembelian karena menunggu harga terkoreksi. Tapi, enggak sedikit juga yang tetap membeli karena melihat emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi,” katanya.
Ia menjelaskan, saat harga emas berada di level tinggi, pola pembelian cenderung bergeser ke pecahan kecil. Produk 0,5 gram dan 1 gram menjadi yang paling diminati karena lebih terjangkau.
Sementara itu, pembelian dalam ukuran besar seperti 5 gram dan 10 gram umumnya dilakukan oleh investor yang sudah memiliki perencanaan jangka panjang. “Biasanya mereka tidak terlalu terpengaruh fluktuasi harian. Fokusnya lebih ke akumulasi aset,” tambahnya.
Terkait ketersediaan stok, ia memastikan pasokan emas dalam kondisi aman. “Stok saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami juga terus berkoordinasi dengan pusat untuk memastikan suplai tetap lancar,” ujar Andi.
Momentum kenaikan harga emas sering kali diiringi peningkatan transaksi jual kembali alias buyback, seiring masyarakat yang ingin merealisasikan keuntungan. Namun secara umum, transaksi pembelian masih mendominasi.
Tren harga emas yang terus meningkat dipengaruhi faktor global, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar AS dan ketidakpastian pasar internasional. Dalam situasi seperti ini, emas kerap menjadi pilihan investasi yang dianggap relatif aman.
Dengan harga yang telah menembus Rp3,1 juta per gram, masyarakat Batam kini dihadapkan pada dua pilihan: menunggu koreksi harga atau tetap mengakumulasi emas sebagai instrumen proteksi nilai. (*)



