Minggu, 1 Maret 2026

Sahur Bersama Warga Sei Beduk, Kemenag Tekankan Kemandirian Masjid

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Rombongan Kemenag Batam saat menyambangi jamaah Masjid Al-Muhajirin, Kecamatan Sei Beduk, Minggu (1/3).

batampos – Program Sahur On The Road Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam kembali menyapa umat. Kali ini, rombongan Kemenag Batam menyambangi jamaah Masjid Al-Muhajirin, Kecamatan Sei Beduk, Minggu (1/3) dini hari.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Jajaran Kemenag Batam, tokoh masyarakat, serta warga setempat duduk bersama menikmati santap sahur. Kebersamaan itu kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah yang menjadi pembuka rangkaian silaturahmi pagi tersebut.

Ketua DKM Masjid Al-Muhajirin, KH Mukti Ali Yahya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Kemenag Batam. Ia menjelaskan bahwa Masjid Al-Muhajirin cukup aktif dalam kegiatan sosial, terutama selama Ramadan.

Baca Juga: Kemenag Batam Gelar Sahur On The Road Perdana

“Alhamdulillah, kemarin sore kami telah menyalurkan santunan untuk anak yatim sebesar Rp8 juta. Setelah sahur bersama Kemenag pagi ini, pada pukul 08.00 WIB kami akan melanjutkan agenda pemberian santunan SPP mengaji bagi anak yatim serta penyaluran THR untuk para guru ngaji,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, dalam sambutan sekaligus tausiyahnya mengapresiasi semangat pengurus masjid dalam memakmurkan rumah ibadah.

Menurutnya, program Subuh dan Maghrib Keliling yang dijalankan Kemenag tidak sekadar agenda kunjungan, tetapi juga upaya mempererat silaturahmi dan memberikan edukasi tentang tata kelola kemasjidan.

Ia menekankan pentingnya struktur organisasi masjid yang berjalan optimal, terutama pada bidang pembangunan dan kemakmuran, agar jamaah merasa nyaman dalam beribadah.

Namun demikian, Budi Dermawan memberikan perhatian khusus pada aspek ekonomi masjid. Ia menilai kemandirian ekonomi menjadi salah satu kunci agar fungsi sosial masjid dapat berjalan berkelanjutan.

“Masjid seharusnya memiliki kemandirian ekonomi. Tujuannya agar fungsi sosial masjid benar-benar berjalan, sehingga masjid mampu hadir membantu fakir miskin dan mereka yang membutuhkan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Budi Dermawan memperkenalkan jajaran staf Kemenag Kota Batam yang turut hadir agar masyarakat lebih mengenal para pelayan umat di lingkungan Kemenag.

Agenda Sahur On The Road tersebut ditutup dengan mushafahah antara jamaah dan rombongan Kemenag. Pagi itu, ukhuwah terasa kian erat, mencerminkan sinergi harmonis antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan beragama yang lebih baik di Kota Batam. (*)

SALAM RAMADAN