Minggu, 11 Januari 2026

Salurkan Bansos, Li Claudia Chandra Hibur Lansia di Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pemko Batam salurkan bansos kepada Lansia lima kecamatan yang berpusat di Sagulung, Rabu (7/5). Pemberian bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi lanjut usia (lansia) di lima kecamatan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga senior. Penyaluran tahap kedua ini digelar di Lapangan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung, Rabu (7/5), dan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Lima kecamatan yang menerima bantuan kali ini adalah Kecamatan Sekupang, Sagulung, Batuaji, Bulang, dan Galang. Sebanyak 796 lansia menerima bantuan berupa buku tabungan dari Bank Riau Kepri yang telah berisi saldo senilai Rp300 ribu. Bantuan ini akan diberikan rutin setiap bulan dari April hingga Desember 2025.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada sejumlah perwakilan lansia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapannya agar para lansia senantiasa menjaga kesehatan dan terus menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. “Semoga bantuan ini bermanfaat. Pemko Batam akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Selain memberikan sambutan, Li Claudia juga menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban dengan para lansia. Ia menyempatkan diri untuk bercanda, berinteraksi langsung, bahkan menyanyikan lagu “Semua Karena Cinta” yang membuat para lansia tampak terhibur dan bahagia. Momen tersebut disambut meriah dengan tepuk tangan dan senyum lebar dari para penerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kali ini adalah bagian dari rangkaian program bantuan lansia yang ditujukan kepada warga tidak mampu berusia di atas 60 tahun. “Total penerima bantuan di tahap ini adalah 796 lansia. Bantuan senilai Rp300 ribu ini diberikan setiap bulan hingga akhir tahun nanti,” katanya.

Menurut Leo, bantuan sosial lansia ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 41 Tahun 2025 tentang bantuan sosial bagi lansia. Program ini menyasar mereka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan belum menerima bantuan serupa dari program lain.

Tahap selanjutnya dari penyaluran bansos akan dilakukan di tiga kecamatan lainnya, yaitu Batam Kota, Nongsa, dan Sei Beduk, dengan jumlah penerima sekitar 500-an lansia. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya Pemko Batam untuk menjangkau seluruh lansia yang terdata di wilayahnya.

Secara keseluruhan, Pemko Batam menargetkan bantuan ini akan menjangkau 2.000 lansia. Namun, berdasarkan proses verifikasi dan kendala di lapangan seperti adanya lansia yang meninggal dunia, jumlah penerima akhir menyusut menjadi 1.930 orang.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi para lansia yang hidup dalam keterbatasan. Tak hanya itu, momen kebersamaan seperti yang diciptakan oleh Li Claudia diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para lansia yang sering kali merasa kesepian dan terpinggirkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warganya. Kehadiran langsung pejabat kota dan interaksi hangat yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap lansia bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kasih dan penghormatan yang tulus. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Update