
batampos- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama Matahari Pagi Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis di kawasan lampu merah Simpang Frengki, Batam Center, Senin (23/2) sore. Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, khususnya pengemudi ojek online (ojol) yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan sosial tersebut dihadiri langsung Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, serta Ketua Matahari Pagi Indonesia Kepri, Susanna Bahri. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen kolaborasi antara instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat, terutama bagi para pekerja sektor informal yang tetap mencari nafkah di tengah ibadah puasa.
Sejak sore hari, suasana di Simpang Frengki tampak ramai namun tetap tertib. Puluhan pengemudi ojol yang melintas maupun sengaja berhenti terlihat antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Aksi berbagi tersebut berlangsung lancar, dengan para relawan membagikan takjil secara langsung kepada pengendara yang berhenti di lampu merah.
Kepala Imigrasi Batam, Hajar Aswad, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud empati dan kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, khususnya para pengemudi ojol yang kerap berbuka di perjalanan. “Kami dari keluarga besar Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama Matahari Pagi Indonesia Provinsi Kepulauan Riau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga ibadah yang dijalankan membawa berkah dan kelancaran bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembagian takjil tersebut secara khusus ditujukan kepada rekan-rekan ojol agar dapat berbuka puasa tepat waktu meskipun masih berada di jalan. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memberikan semangat kepada para pekerja lapangan selama Ramadan.
Sementara itu, Ketua Matahari Pagi Indonesia Kepri, Susanna Bahri, berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan, kolaborasi dengan Imigrasi Batam tidak hanya sebatas aksi berbagi takjil, tetapi juga akan dikembangkan dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi tersebut diharapkan semakin mempererat kebersamaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.(*)



