
batampos – Wali Kota Batam, yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memimpin apel gabungan perdana pasca-Idulfitri 1447 Hijriah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (30/3). Dalam amanatnya, ia mendorong perubahan pola kerja ASN agar lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Firmansyah, jajaran OPD, para deputi BP Batam, serta ribuan pegawai di lingkungan Pemko Batam dan BP Batam.
Dalam arahannya, Amsakar mengungkapkan bahwa persepsi publik terhadap kinerja pemerintah masih didominasi tiga isu utama, yakni pengelolaan sampah, pelayanan air bersih, dan penanganan banjir.
“Keberhasilan di sektor lain tidak akan berarti jika masalah sampah, air, dan banjir masih terjadi. Saya minta respons cepat dan kerja nyata, bukan sekadar telaah di atas kertas,” katanya.
Ia menyampaikan, perbaikan di sektor lain tidak akan berdampak signifikan selama persoalan mendasar tersebut belum teratasi. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah fokus pada langkah konkret dan terukur.
Untuk penanganan sampah, pemerintah kota tengah mempercepat kerja sama pemanfaatan teknologi dengan investor mancanegara yang telah menunjukkan komitmen. Sementara pada sektor air bersih, Amsakar menyebut sejumlah indikator perbaikan mulai terlihat dan meminta jajaran pemerintah turut meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberi sinyal akan dilakukannya evaluasi kinerja secara menyeluruh dalam satu bulan ke depan, terutama bagi pejabat eselon III dan IV.
“Kami membutuhkan tim yang solid dan profesional. Jika ada pegawai yang justru menghambat kinerja dan tidak dapat dibina, segera koordinasikan dengan bagian kepegawaian,” katanya.
Menurutnya, evaluasi dilakukan berdasarkan capaian kerja dan profesionalitas, tanpa dipengaruhi faktor subjektif.
Selain itu, Amsakar mengapresiasi sinergi yang mulai terbangun antara Pemko Batam dan BP Batam, salah satunya melalui kegiatan Safari Ramadan bersama. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat tanpa sekat kelembagaan.
Di bidang ekonomi, ia memaparkan capaian Batam sepanjang 2025. Realisasi investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target. Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren positif hingga 7,49 persen pada triwulan IV. Batam turut masuk dalam nominasi nasional atas capaian penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.
Menutup kegiatan, dia mengajak seluruh pegawai Muslim melaksanakan Salat Istisqa di lokasi yang sama sebagai upaya menghadapi cuaca panas ekstrem yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk.
Ia juga mengimbau seluruh pegawai kembali menjalankan tugas dengan semangat baru usai Idulfitri. (*)



