Minggu, 11 Januari 2026

Sampah Meluber ke Jalan, Bau Menyengat Kepung Warga, Pemerintah Diminta Bertindak

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sampah meluber ke jalan di Sagulung. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Penumpukan sampah kembali menjadi pemandangan memprihatinkan di wilayah Batuaji dan Sagulung, Jumat (8/8). Di sejumlah titik, sampah yang menumpuk di depan rumah warga maupun tempat usaha sudah meluber keluar dari tong sampah, hingga berserakan di pinggir jalan.

Kondisi ini membuat ruas-ruas jalan utama di kedua kecamatan tersebut dipenuhi tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau tidak sedap. Warga khawatir situasi ini akan berdampak pada kesehatan, terutama di tengah cuaca panas dan lembap.

“Sudah beberapa hari sampah tidak diangkut, akhirnya meluber ke luar tong. Di pinggir jalan jadi seperti tempat pembuangan sementara,” keluh Aldi, warga Sagulung. Ia menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan, masalah kebersihan akan semakin sulit dikendalikan.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Akses Barelang, Bau Menyengat dan Estetika Kota Tercoreng

Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk menyelesaikan persoalan yang sudah lama menjadi keluhan. Menurut mereka, solusi jangka panjang harus segera dijalankan, mulai dari penambahan armada hingga pengaturan ulang jadwal pengangkutan sampah.

Di Batuaji, pemandangan serupa juga terlihat di depan pertokoan dan kawasan permukiman padat penduduk. Sampah rumah tangga, sisa makanan, hingga limbah kemasan plastik tampak berserakan, bahkan ada yang sampai ke badan jalan.

Aroma menyengat dari tumpukan sampah itu membuat warga dan pelintas merasa tidak nyaman. Tak sedikit pula yang mengaku khawatir masalah ini akan memicu munculnya penyakit, terutama diare dan demam berdarah.

Hingga kini, di wilayah Batuaji dan Sagulung, masalah pengangkutan sampah belum juga teratasi. Beberapa warga menilai penanganan masih bersifat tambal sulam dan belum menyentuh akar persoalan.

Pemerintah kecamatan sebelumnya mengakui kendala keterbatasan armada pengangkut sebagai penyebab sampah tidak terangkut secara merata. Namun, warga berharap keterbatasan itu tidak menjadi alasan berlarut-larut.

“Kalau terus seperti ini, nanti masyarakat terbiasa buang sembarangan. Harus ada tindakan tegas dan solusi cepat,” kata Ardian, warga lainnya.

Warga kini menunggu komitmen nyata dari pemerintah Kota Batam untuk mengatasi masalah sampah di Batuaji dan Sagulung, agar lingkungan kembali bersih dan nyaman bagi semua. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update