Senin, 26 Januari 2026

Sampah Menumpuk di Pintu Dekat Masuk RSUD, Bau Menyengat Sambut Pasien

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sampah menumpuk di dekat gerbang masuk RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji. f. Eusebius Sara

batampos — Aroma tak sedap menyambut warga yang hendak berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji. Tumpukan sampah yang berasal dari rumah tangga dan usaha ruko di sekitar rumah sakit mengganggu kenyamanan dan mencemari lingkungan sekitar fasilitas layanan kesehatan tersebut.

Penumpukan sampah terlihat mencolok di seberang jalan pintu masuk RSUD, persis di area yang tak bisa dihindari oleh siapa pun yang keluar masuk. Hal ini memicu keluhan dari pengunjung dan masyarakat sekitar yang khawatir terhadap dampaknya terhadap kesehatan.

BACA JUGA: Dua Pekan Sampah Menumpuk, Warga Tanjunguncang Resah Karena Lingkungan Tak Sehat

“Bau menyengat sekali, belum lagi lalat-lalat yang beterbangan di sekitar tumpukan. Ini sangat mengganggu,” ujar Aldi, salah seorang pengunjung RSUD pada Minggu (15/6). Ia menilai pemandangan itu sangat tidak pantas berada di lingkungan rumah sakit yang seharusnya bersih dan steril.

Hal senada disampaikan Linda, warga lain yang juga tengah menjenguk keluarganya. Ia berharap pemerintah segera turun tangan. “Lingkungan rumah sakit mestinya jadi contoh kebersihan. Kalau di sini saja seperti ini, bagaimana yang lain?” ujarnya.

Permasalahan ini turut menjadi sorotan masyarakat Batuaji yang selama ini berharap adanya perbaikan tata kelola kebersihan di sekitar fasilitas publik, terutama di pusat layanan kesehatan seperti RSUD.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretaris Kecamatan Batuaji, Anwaruddin, menyebut pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Menurutnya, pengangkutan sampah di pinggir jalan utama dan kawasan usaha seperti depan ruko memang menjadi tanggung jawab DLH.

“Sementara armada kami hanya menangani sampah dari pemukiman warga. Untuk lokasi seperti itu kami akan minta penjadwalan ulang pengangkutan oleh DLH,” jelasnya.

Anwaruddin menambahkan, pihak kecamatan juga akan menyampaikan teguran kepada pemilik ruko dan pelaku usaha agar tidak membuang sampah sembarangan. Ia menyebut peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan bersama.

Warga berharap, setelah adanya keluhan ini, pemerintah daerah melalui DLH segera bertindak cepat agar kondisi yang memprihatinkan ini tidak terus berlarut-larut. Apalagi lokasi penumpukan sampah tersebut berada di kawasan yang padat aktivitas.

Dengan kondisi RSUD yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan terbesar di Batam, lingkungan yang bersih dan nyaman bukan hanya menjadi harapan, tetapi keharusan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update