Jumat, 13 Maret 2026

Sangat Membantu Masyarakat, Berharap Operasi Pasar Murah Berkelanjutan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pegawai Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian Kota Batam menunjukkan cabai yang dijual di Pasar TPID di Avuari, Rabu (27/7). F.Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Operasi pasar yang digelar oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam dan Bank Indonesia di Pasar Aviari, Batuaji diminati. Berlangsung tiga hari, operasi pasar ini sangat membantu masyarakat. Cabai dan telur ayam yang sempat melambung harganya beberapa waktu lalu jadi rebutan masyarakat.

Operasi pasar ini berlangsung selama tiga hari dan berakhir, Rabu (27/7). Barang kebutuhan pokok yang dipasarkan di lokasi operasi pasar ini umumnya bahan pangan (volatile food) seperti cabai, telur ayam, dan kebutuhan dapur lainnya.

Ini merupakan upaya untuk mengendalikan inflasi khususnya inflasi volatile food dengan harapan mendorong efisiensi rantai distribusi kebutuhan pangan yang lebih murah.

Indri, seorang pengunjung mengaku sangat terbantu dengan operasi pasar tersebut. Dia bahkan berharap agar kedepannya operasi pasar ini tetap berjalan demi meringankan beban masyarakat di musim PPDB yang sangat membutuhkan biaya seperti ini.

“Biar bisa bernapas dulu kami ibu-ibu ini. Selama ini sangat sulit karena kenaikan harga kebutuhan pokok ini berbarengan dengan anak masuk sekolah. Anggaran rumah tangga harus terbagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam Mardanis mengakui selama ini ada lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok. Cabai misalkan, terjadi kenaikan harga karena kurangnya pasokan dari luar.

“Tersendat pasokan dari luar. Cabai dari Jawa kosong. Yang ada dari Mataram, Palu dan Sumatera,” ujar Mardanis.

Meski demikian Mardanis, mengakui dalam beberapa minggu ke depan harga cabai, akan berangsur turun, pasalnya pasokan cabai akan datang dari Jawa dan daerah lainnya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

SALAM RAMADAN