Senin, 26 Januari 2026

SAS Online Perdana, 187 Ribu Siswa Batam Ikuti Ujian Digital Serentak

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Amsakar Achmad.

batampos – Transformasi digital di dunia pendidikan Kota Batam memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) dilakukan secara daring dan serentak di 133 sekolah, Senin (8/12).

Sebanyak 187.000 siswa dari tingkat SD hingga SMP mengikuti ujian berbasis digital yang disebut sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tuntutan masa depan.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung pelaksanaan perdana SAS Online tersebut di SMP Negeri 12 Batam. Ia menilai, ujian digital ini bukan hanya inovasi teknis, tapi bagian dari roadmap besar Batam menuju ekosistem pendidikan modern berbasis teknologi informasi.

“Belajarlah dengan baik karena masa depan bangsa bergantung kepada kalian semua. Mudah-mudahan pelaksanaan perdana ujian digital ini memberi dampak positif bagi mutu pembelajaran di Batam,” ujar Amsakar, saat memberikan motivasi kepada para siswa.

Katanya, digitalisasi ujian adalah keniscayaan dalam dunia pendidikan saat ini. Implementasi sistem tersebut ia yakini mampu meningkatkan objektivitas penilaian, mempercepat evaluasi, sekaligus mempermudah pekerjaan guru.

“Jika kita bisa beradaptasi dengan baik, digitalisasi akan mempermudah kerja guru, meningkatkan kualitas belajar, dan memberikan penilaian yang lebih akurat,” katanya.

Dia uga menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat. Apabila dimanfaatkan secara tepat, AI dapat membantu sekolah dan pemerintah dalam menganalisis potensi peserta didik secara lebih mendalam.

“Di era AI ini, kita lebih mudah melihat potensi. Mudah-mudahan pelaksanaan hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi inovasi yang lebih baik dibandingkan cara konvensional sebelumnya,” ujarnya.

Amsakar pun turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru yang dinilai memiliki peran penting dalam menyukseskan transformasi digital pendidikan di Batam.

“Saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu Kepala Sekolah. Tolong didik anak-anak kita dengan sebaik-baiknya karena masa depan Batam sangat bergantung pada kalian, baik guru maupun siswanya,” kata Amsakar.

Pelaksanaan SAS Online Tahun 2025 melibatkan 65 SMP negeri, 63 SD negeri, dan lima SD swasta. Pemerintah berharap, ujian digital ini menjadi pijakan awal perubahan sistemik menuju sekolah yang lebih modern, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi global. (*)

Reporter: Arjuna

Update