Minggu, 18 Januari 2026

Satlantas dan Dishub Batam Kolaborasi Sosialisasi Jalur Kiri untuk Pengendara Motor

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Satlantas Barelang gencarkan kanalisasi, wujudkan Batam tertib dan aman berlalu lintas. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus digencarkan Polresta Barelang melalui kegiatan Kanalisasi Pagi di sejumlah ruas utama Kota Batam. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Simpang KDA hingga Fly Over Laluan Madani, pada Rabu (12/11) pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang ini melibatkan 20 personel yang disebar di beberapa titik strategis seperti depan Dang Anom, depan Perumahan Plamo, Simpang KDA, dan Lengan Jalan Pos 909. Petugas tampak aktif mengatur arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada pengendara untuk menempati jalur sesuai peruntukannya.

Baca Juga: Dishub dan Satlantas Barelang Gencarkan Penataan Lajur Motor di Batam, Sosialisasi Dimulai dari Baloi–Punggur

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan sekaligus menumbuhkan budaya tertib di jalan. “Lajur kiri adalah jalur aman untuk pengendara roda dua. Dengan tertib di lajur kiri, potensi senggolan dan tabrakan dapat diminimalisir. Ini bukan sekadar pengaturan arus, tapi pembiasaan menuju budaya keselamatan bersama,” ujarnya.

Dari hasil pantauan, arus kendaraan di sepanjang Jalan Sudirman terpantau lancar, terutama pada jam padat pagi hari. Petugas juga terus melakukan sosialisasi penggunaan lajur kiri bagi sepeda motor, seiring dengan program marka jalan sepanjang 22 ribu meter dari Baloi hingga Punggur yang digarap oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.

Kepala Dishub Batam Leo Putra menjelaskan, pemasangan marka jalan ini merupakan bagian dari tahapan sosialisasi agar masyarakat terbiasa dengan dua jalur terpisah antara roda dua dan roda empat. “Untuk Batam saat ini masih tahap sosialisasi. Kami pasang marka dan turunkan petugas agar pengendara membiasakan diri. Nanti setelah masyarakat terbiasa, baru dilakukan penertiban penuh,” terangnya.

Namun, di lapangan, kesadaran sebagian pengendara masih rendah. Pantauan hingga Selasa (11/10) menunjukkan masih banyak pengendara yang belum disiplin mematuhi pembagian jalur. Beberapa marka pembatas bahkan tampak rusak akibat tertabrak kendaraan. “Belum terbiasa saja, kadang saya masih masuk jalur motor tanpa sadar,” ujar Sumardi, pengendara roda empat yang melintas di kawasan Batam Center.

Hal senada disampaikan Udin, salah satu pengendara sepeda motor yang mengaku masih sering berada di jalur mobil saat kondisi jalan lengang. “Masih belum terbiasa, tapi saya setuju kalau nanti dibiasakan, biar aman,” katanya saat ditemui di Jalan Sudirman.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K. mengapresiasi kinerja Satlantas dan Dishub Batam yang terus konsisten melaksanakan sosialisasi kanalisasi. “Ini bagian dari pelayanan publik yang responsif dan humanis. Kami ingin keselamatan menjadi budaya, bukan sekadar aturan,” tegasnya.

Kapolresta menambahkan, kegiatan kanalisasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan dan rutin di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan. Polresta Barelang berkomitmen menjaga kelancaran lalu lintas serta mendukung program Polri Presisi yang berfokus pada pelayanan prima kepada masyarakat.

Secara umum, situasi lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan terpantau lancar dan kondusif. Satlantas Polresta Barelang mengimbau seluruh pengguna jalan agar disiplin, tertib, dan mengutamakan keselamatan. “Langkah kecil seperti mematuhi lajur kiri bisa menyelamatkan nyawa. Di rumah ada keluarga yang menunggu kita pulang selamat,” tutup Kompol Afiditya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update