Kamis, 2 April 2026

Sektor Pariwisata Makin Bergairah, Ratusan Wisman Masuk Melalui Pelabuhan Batam Center

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pemerintah Provinsi Kepri menurunkan sebanyak 10 petugas swab di Pelabuhan Internasional Batam Center, sejak 2 April lalu. Mereka akan melayani ratusan wisman yang akan masuk melalui pelabuhan tersebut.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepri menurunkan sebanyak 10 petugas swab di Pelabuhan Internasional Batam Center, sejak 2 April lalu. Mereka akan melayani ratusan wisman yang akan masuk melalui pelabuhan tersebut.

”Kemarin sempat ada masalah, sebab ada 200 wisman yang datang. Sedangkan petugas yang menangani cuma satu orang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar.

Dalam rapat beberapa waktu lalu, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya terkait kedatangan wisman. Namun, ternyata ada miskomunikasi antar instansi.

Sehingga, menyebabkan penumpukan dan lamanya para wisman menunggu untuk di-swab.

”Padahal, di rapat sudah (dibahas), tapi permasalahan ini sudah diatasi. Pak Kadishub sudah turun tangan dan menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Kadishub Kepri, Junaidi Sarpan, membenarkannya. Ia mengatakan sudah menurunkan 10 petugas swab di Pelabuhan Internasional Batam Center.

”Kami juga bekerja sama dengan lima klinik yang siap mendukung jika wisman datang melalui Pelabuhan Batam Center semakin ramai,” ucapnya.

Junaidi mengakui bahwa jumlah pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) akhir-akhir ini terus meningkat.

Dari pantauannya, ada dua pelabuhan internasional yang mengalami peningkatan, yakni; Pelabuhan Internasional Batam Center dan Harbourbay.

”Saat ini kami baru perbantukan di Pelabuhan Internasional Batam Center saja. Harbourbay masih kami pantau, jika memang ada lonjakan tinggi, kami sudah sediakan petugas siaga, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas PPLN,” ujarnya.

Penambahan dan pemantauan PPLN ini, kata Junaidi, merupakan arahan langsung dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

”Pak Gubernur ingin memastikan semua yang masuk Kepri secara nyaman, makanya kami siagakan petugas dan pantau pergerakan
penumpang,” tuturnya.

Peningkatan jumlah penumpang ini, kata Junaidi, bisa dibilang kebangkitan pariwisata Kepri, khususnya di Batam.

Sebab, dengan masuknya wisman dalam jumlah besar, tentunya dapat menghidupkan berbagai sektor perekonomian.

”Ini menjadi kebangkitan perekonomian, mari kita bersama-sama menyokong dan mendukung hal ini. Jika ini berjalan lancar, jumlah wisman yang datang bertambah setiap harinya. Tentunya ini dapat meningkatkan perekonomian,” ujarnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

UPDATE