
batampos – Masyarakat Kelurahan Sungai Pelenggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, menantikan dengan penuh harap beroperasinya Puskesmas Sungai Pelenggut. Gedung puskesmas tersebut telah rampung dibangun, namun hingga kini belum difungsikan karena masih dalam proses pengadaan alat kesehatan (alkes) dan perlengkapan penunjang lainnya.
Selama ini, warga setempat harus menempuh perjalanan ke puskesmas di kelurahan lain seperti Puskesmas Sei Langkai dan Sei Lekop. Dua fasilitas tersebut menjadi satu-satunya puskesmas yang aktif di Sagulung, dan kerap dipadati pasien karena harus melayani seluruh warga kecamatan yang merupakan wilayah terpadat di Batam.
“Kalau anak saya demam malam-malam, saya harus bawa ke puskesmas di Sei Lekop. Kadang nunggu antreannya bisa berjam-jam,” keluh Irma, warga RW 04 Kelurahan Sungai Pelenggut.
Ia mengaku lega saat mendengar puskesmas baru dibangun di wilayahnya, namun merasa kecewa karena belum juga dibuka. Senada dengan Irma, warga lainnya, Budi (37), mengaku sangat menantikan puskesmas tersebut beroperasi. Ia mengatakan keberadaan puskesmas baru sangat penting, apalagi untuk masyarakat kecil yang membutuhkan layanan kesehatan cepat dan terjangkau. “Kami cuma ingin bisa berobat dekat rumah, tidak perlu antre panjang atau jauh-jauh,” katanya.
Warga lainnya, Nani (52), berharap pemerintah dapat mempercepat pengadaan alat kesehatan agar puskesmas bisa segera melayani masyarakat. “Sekarang gedungnya sudah bagus, tinggal isinya. Sayang kalau terlalu lama kosong, padahal masyarakat sudah sangat butuh,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi, menyatakan bahwa operasional puskesmas baru itu ditargetkan awal tahun depan. “Karena sisa waktu di tahun ini kita gunakan untuk pengadaan alkes. Untuk gedung sudah selesai dibangun,” ujarnya, belum lama ini.
Didi menambahkan bahwa pengadaan alat kesehatan memerlukan proses administrasi yang cukup panjang, termasuk penganggaran, pengadaan, dan distribusi ke lokasi. Ia memastikan proses tersebut sudah berjalan dan akan dituntaskan secepatnya agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
Sementara itu, Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, mengatakan bahwa pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan satu unit puskesmas baru lagi di Kelurahan Tembesi. “Idealnya memang satu kelurahan satu puskesmas, karena jumlah penduduk Sagulung sangat padat. Lahannya di Tembesi sudah tersedia, tinggal menunggu persetujuan,” jelasnya.
Dengan beroperasinya Puskesmas Sungai Pelenggut nanti, beban pelayanan di dua puskesmas yang sudah ada di Sagulung diharapkan dapat berkurang, dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan merata. Warga kini hanya bisa berharap proses pengadaan berjalan lancar dan puskesmas segera difungsikan. (*)
Reporter : Eusebius Sara



