
batampos – Jajaran Polsek Sagulung masih menyelidiki penyebab kebakaran yang disertai ledakan di kawasan PT Maxpower Indonesia, Tembesi. Dalam peristiwa ini, polisi sudah memeriksa 4 orang saksi.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan pemeriksaan saksi bertambah. Terdiri dari pihak perusahaan dan sekuriti.
“Untuk penyebab masih penyelidikan. Dan masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya, Senin (22/12).
Baca Juga: Destinasi Batam Masih Diminati Turis, Tapi Inovasi Wisata Dinilai Kurang
Aris menjelaskan dari pemeriksaan awal, di lokasi kebakaran tersebut tidak ada proyek pengerjaan. Ledakan terjadi yang disusul api pada salah satu panel trafo.
“Tidak ada pekerjaan di lokasi kebakaran itu dan terjadi secara tiba-tiba. Yang meledak itu dugaan pada panel trafo,” katanya.
Aris menambahkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sedangkan kerugian saat ini masih dihitung pihak perusahaan.
“Kerugian sedang dihitung pihak perusahaan,” tegasnya.
Baca Juga: Batam Genjot Percepatan Pelunasan BIPIH
Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang disertai ledakan terjadi di kawasan PT Maxpower Indonesia, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Sabtu (20/12) sore, sekitar pukul 16.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun api yang ditimbulkan cukup besar dengan kepulan asap tebal.
Sebelum api timbul, sempat terjadi ledakan. diduga berasal dari trafo atau panel listrik yang berada di dekat pintu masuk kawasan perusahaan.
“Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian pekerja juga sedang istrahat,” tutup Aris. (*)



