Senin, 16 Maret 2026

Semeninasi Jalan Penghubung Batubesar dan Sambau Sudah 49 Persen, Tapi…

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Proyek pembangunan jalan penghubung Kelurahan Batubesar dan Sambau, Kecamatan Nongsa sudah berjalan 49 persen. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Semenisasi jalan penghubung Kelurahan Batubesar dan Sambau masih proses pengerjaan oleh kontraktor pemenang lelang. Saat ini pengerjaan sudah 49 persen.

Pantauan Batam Pos, Minggu (28/8/2022) sebagian jalan tanah sepanjang 800 meter lebih itu telah dibeton. Di tengah jalan tanah, juga tampak pengerjaan gorong-gorong untuk saluran air.

Meski sudah dibeton, jalan tersebut masih belum boleh dilalui. Sebagian warga masih melewati jalur tanah yang cukup licin dan berlumpur pasca hujan turun.

Erni, warga Nongsa yang melintas jalan tersebut berharap pengerjaan jalan dapat selesai secepatnya.

Sebab, pasca pembangunan jalan, ruas jalan tanah sangat licin dikarenakan ada penambahan tanah baru. Apalagi usai hujan turun, jalan sangat susah dilewati.

“Semalam hujan seharian, tadi pagi (kemarin, red) banyak yang jatuh (pengendara roda dua). Jadi berharap bisa segera selesai,” ujar Erni.

Begitu juga saat cuaca panas, jalan tersebut berdebu. Ditambah di kawasan itu juga ada hutan bakau yang tengah direklamasi untuk pembangunan rumah.

“Kalau panas debunya luarbiasa. Baju hitam bisa putih- putih karena kotor. Jadi semoga bisa segera selesai,” ujar Erni.

Sementara, Kepala Dinas Bima Marga dan SDA, Yumasnur mengatakan, jalan tersebut dalam proses pengerjaan oleh kontraktor. Karena pengadaan tahun ini, maka proses pengerjaan pun selesai tahun ini.

“Jalan tersebut sampai pengaspalan dan selesai tahun ini. Saat ini pengerjaan sekitar 49 persen,” ujar Yumasnur.

Diketahui, Pemko Batam akhirnya merealisasikan keluhan masyarakat terkait pembangunan jalan tanah penghubung Kelurahan Sambau dan Batubesar pada bulan April lalu.

Jalan sepanjang kurang lebih 900 meter itu dibangun dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah(APBD) Kota Batam senilai Rp 7,72 miliar.

Tender proyek pengerjaan jalan tersebut dimenangkan CV Raja Arta Suma, yang melalui websitenya beralamat di Bengkong Laut.

Kontrak kerjasama pembangunan jalan sudah dilakukan sejak 6 April, hal itu terlihat dari plang di pinggir jalan tanah yang akan dibangun.

Masa pelaksanaan proyek selama 210 hari kelender atau 7 bulan. Yang artinya, pembangunan jalan tanah itu akan tuntas sekitar bulan November mendatang.(*)

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN