
batampos – RASA sepi emang nggak bisa dihindari. Apalagi, semenjak pandemi, interaksi sosial dengan dunia luar jadi terbatas. Jenuh sudah pasti. Kondisi itu bisa memengaruhi emosi dan perasaan, bahkan kesehatan mental seseorang. You just need someone to talk to! Hmmm…, tapi kudu ngobrol sama siapa ya? Hey, you’re not alone, let’s talk! (arm/c18/lai)
Hubungi Teman, Jangan Gengsi!
Yap, jangan gengsi untuk menghubungi temanmu terlebih dahulu! Merasa canggung karena lama tidak bertemu dan berkabar? It will fine. Kamu bisa membuka obrolan dengan menanyakan kabar atau nostalgia kenangan bersama. Baru setelah itu, ceritakan apa yang mengganggu pikiranmu. Let it flow! Eitts, hargai juga temanmu dengan memberinya kesempatan untuk bercerita. Semakin sering curhat, semakin dekat hubungan pertemanan.
Mulailah Bersosialisasi
Gabung komunitas atau volunter bisa menjadi langkah awal untuk bersosialisasi. Kamu akan banyak bertemu orang baru dan nggak merasa sepi lagi. Di setiap pertemuan, pasti banyak hal yang bisa dibicarakan. Nggak menutup kemungkinan dia menjadi teman bicara yang asyik di luar komunitas.
Ngobrol dengan Teman Online
Terkadang ngobrol sama stranger cukup membantu mengurangi perasaan sepi lho! Kamu bisa mencari teman baru lewat media sosial atau aplikasi buat curhat. Karena nggak saling kenal, kamu bakal merasa aman menceritakan masalahmu tanpa takut dihakimi. Sekadar obrolan ringan juga boleh. Meski begitu, jangan sampai oversharing ya. Tetap batasi ceritamu dan jangan sebarkan hal-hal yang bersifat pribadi!
Konsultasi dengan Ahli
Kalau kamu merasa sangat lelah dan nggak punya seseorang untuk berbagi, nggak ada salahnya mengunjungi terapis atau psikolog. Mereka akan membantu memahami perasaan dan emosimu. Termasuk memberikan masukan dan solusi mengelola pikiran agar merasa lebih baik. Kalau ragu berkunjung secara langsung, kamu bisa mencoba konsultasi via online. Selain lebih kondusif untuk jadwal yang padat, terkadang opsi itu jauh lebih terjangkau.
Bicara dengan Diri Sendiri
Last but not least, let’s do self-talk. Ciptakan self-talk yang membangun dan nggak menyalahkan diri sendiri. Lakukan itu secara rutin, baik dalam hati maupun lantang. Opsi lainnya, tuliskan semua yang kamu alami ke buku harian. Itu cukup efektif untuk menggantikan kekosongan teman bicara. Sebab, kamu tetap bisa mengungkapkan perasaan dan membebaskan tekanan yang dirasakan. Beban pun perlahan berkurang and bye overthinking!

PUNYA teman ngobrol yang seru adalah privilese, hihi… Semua hal, mulai yang receh sampai serius, bisa jadi bahan pembicaraan. Nah, beberapa zodiak berikut dikenal sebagai teman bicara yang asyik. Wah, cocok nih diajak ngobrol di segala situasi! (arm/c18/lai)
Zodiak yang sangat senang bercerita, mengekspresikan emosi, dan terbuka dengan berbagai sudut pandang. Gemini paham bagaimana menyesuaikan obrolan dengan lawan bicara. Mereka selalu punya topik menarik untuk dibahas dan mengetahui banyak hal. So, ngobrol sama Gemini nggak bakal bikin bosan.

Libra memiliki karakter yang ramah dan pengetahuan yang luas. Mereka bisa nyambung dengan berbagai topik pembicaraan dan tetap menyenangkan. Jangan takut nggak kebagian waktu buat bicara! Sebab, mereka juga senang mendengarkan.
Aquarius adalah pendengar yang baik, tapi kurang bisa mengutarakan perasaannya sendiri. Mereka senang mendengar berbagai pengalaman, pengetahuan, dan perasaan orang lain. Aquarius juga bisa memberikan kenyamanan kepada lawan bicara dengan kata-kata manis. Mereka akan berusaha menghibur lawan bicara yang sedang punya masalah.

Zodiak dengan kepribadian yang sangat percaya diri ini mudah mengajak bicara orang baru. Mereka juga pendengar yang baik dan nggak kepo menggali kehidupan pribadi lawan bicara. Kalau udah nyaman, mereka akan senang hati mendengarkan ceritamu. Namun, Sagitarius kadang suka keceplosan mengatakan sesuatu yang kurang pantas.
![]()
“Menjadi Teman Bicara yang Baik”
Reporter: Nazili Haqi
Editor : Agnes Dhamayanti
Salah satu cara untuk memberi kesan yang baik di awal pertemuan selain penampilan juga dari obrolan atau cara kita berbicara! Senang banget kan kalau bisa menjadi teman bicara yang asik. Nah apa sih pendapat dari teman Zets? Yuk Simak!. (*)

Idho
Politeknik Negeri Batam
@idhoow
Jikalau ingin menjadi teman bicara yang baik maka hal pertama yang harus dilakukan adalah belajar untuk tertarik pada orang lain. Kita bisa mulai dengan memandang bahwa tiap orang di depan kita adalah pribadi unik dan menarik sehingga kita tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang mereka. Sering kali kita berusaha untuk membuat orang lain terkesan pada diri kita, misalnya dengan menceritakan kisah-kisah yang wah, liburan yang mengasyikkan atau pengetahuan kita akan satu hal. Kita berupaya sedemikian keras untuk membuat diri kita tampak hebat dan menarik. (*)

Ganang Argani
Politeknik Negeri Batam
@ganangxx
Mungkin untuk menjadi teman bicara yang baik yaitu dengan membicarakan topik yang tepat dan dapat memudahkan kita berkomunikasi lebih lanjut. Untuk itu penting membicarakan topik menarik yang umum saat diawal bicara terutama dengan teman baru. Selain itu perlu juga menyesuaikan gaya bicara, karena kita harus tau siapa yang kita ajak bicara. Kita harus tau benar kebutuhan lawan berbicara ketika berbicara dengan kita. Karena, jika kita tidak dapat meletakkan porsi sesuai tempatnya. Bisa saja menghasilkan percakapan yang fatal. (*)

Ramadhan Al Hafis
Politeknik Negeri Batam
@alhafis19
Menjadi teman bicara yang baik menurutku jangan terus-terusan cerita tentang diri kita aja, kita harus berikan ruang untuk teman bicara kita untuk bereaksi terhadap cerita kita agar obrolan tidak terasa membosankan. Akan lebih baik jika kita menyimak sambil benar-benar mendengarkan dan memahami apa yang dia bicarakan atau ceritakan dan tidak sambil melakukan hal lain yang membuat kita tidak fokus mendengarkan. (*)



