batampos – Seni lukis terus berkembang seiring berjalannya waktu. Baik itu aliran, teknik, maupun medianya. Pernah dengar ungkapan “Bagai melukis di atas air?” Meski kedengarannya mustahil, ternyata bisa dilakukan, lho! Namanya Suminagashi, teknik melukis yang cocok buat pemula. Eitss, sebelum mencobanya, ketahui fakta-faktanya berikut. It must be interesting! (arm/c12/lai)
Teknik lukis di atas air merupakan bentuk kuno dari teknik marbling yang saat ini banyak digunakan untuk membuat desain warna pada batu marmer.
Berasal dari Tiongkok sejak 2.000 tahun lalu, tepatnya pada Dinasti Tang. Seniman di zaman itu dilarang melukis dalam bentuk realisme. Akhirnya, mereka berinovasi menggunakan media air dengan bentuk yang abstrak, tapi hampir menyerupai bentuk hewan atau tanaman.
Pada abad ke-12, para pendeta Shinto di Jepang mulai mempelajarinya. Teknik lukis itu diberi nama suminagashi yang berarti tinta mengambang.
Di Turki, suminagashi disebut dengan ebru dan mulai berkembang di abad ke-15. Ebru digunakan Kekaisaran Ottoman untuk menghiasi buku-buku, surat perintah kerajaan, surat kerajaan, dan dokumen-dokumen. Motif suminagashi umumnya berbentuk abstrak. Namun, ebru memiliki motif seperti bunga, burung, dan daun.
Untuk membuat pola, cukup teteskan atau celupkan kuas sedikit demi sedikit sampai warnanya terbentuk. Tinta yang digunakan adalah tinta sumi. Karena harganya relatif mahal, kamu bisa menggantinya dengan cat akrilik ditambah cairan paint medium.
Kunci Pembuatan suminagashi ada pada cairan kimia yang bisa mengapungkan cat seperti surfaktan dan naftan. Opsi lainnya menggunakan air yang sudah dicampur dengan bubuk CMC.
Belajar dari Tontonan
SUMINAGASHI bisa digunakan untuk menghias kerudung, scarf, notebook, hingga sepatu. Untuk membuat motif yang variatif, kamu bisa memanfaatkan tusuk sate, sisir, bahkan sedotan. Nih, Zetizen kasih rekomendasi channel buat belajar suminagashi biar makin paham. Let’s try! (arm/c12/lai)


Blue Ivy Marbling (TikTok)
Akun TikTok tersebut biasa membuat suminagashi dengan ukuran besar. Teknik motif yang dibuat nggak hanya abstrak, tetapi juga berbentuk bunga. Cocok buat bikin scarf atau jilbab. Oh iya, bentuk motifnya yang unik biasanya nggak bisa didapatkan lagi alias limited edition. Jadi, kalau kamu membuat scarf atau jilbab dengan suminagashi, dijamin nggak bakal ada kembarannya!

Studio M (YouTube)
Wanita bernama Mekeyah itu memulai akun YouTube tentang suminagashi pada 2020. Meski terbilang baru, tutorial darinya mudah dipahami, lho. Penjelasan tentang alat-alat yang dibutuhkan juga terperinci disertai dengan beberapa opsi. Motif yang dibuat berbentuk abstrak dengan berbagai warna. Video pembuatannya yang estetis dengan musik calming jadi kelebihan akun tersebut.

James Mouland Ebru Studio (YouTube)
Kalau kamu pengin bikin motif yang detail, coba deh lihat akun satu ini. Suminagashi dengan bentuk hewan dan pepohonan dibuat secara terperinci dengan menggunakan cat warna-warni. Dengan teknik lukis tersebut, James menciptakan beberapa produk unik seperti pakaian poncho, alas duduk, hingga hiasan kayu.
![]()
“How To Make A Suminagashi”
Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti
MELUKIS di atas air itu pasti dianggap kegiatan yang mustahil. Eitss, tapi jangan salah, ternyata bisa dilakukan dan menghasilkan corak yang unik seperti marmer. Meskipun terdengar susah, sebenarnya untuk membuat karya seni ini cukup menyediakan beberapa alat khusus. Lantas, bagaimana caa kerja dan apa aja sih bahan – bahan yang dibutuhkan untuk melukis di atas air ini? Yuk Simak! (*)
Salsany Yolanda
Politeknik Negeri Batam
@salniyee
SUMINAGASHI adalah teknik melukis kuno yang biasanya dilakukan masyarakat Jepang dengan bantuan air. Alat dan bahan yang perlu disiapkan adalah tawas, kuas, cat akrilik, baki, karagen, dan media seperti kertas atau kain polyster. Kain diolah terlebih dahuku dengan ai tawas dan sabun cuci. Kain direbus sengan tawas sampai mendidih kemudian biarkan semalaman. Siapkan air yang dicampur karagen yang didiamkan selama enam jam. Untuk mewarnai campurkan cat akrilik dengan sedikit air, celupkan kuas ke cat, teteskan p[ada baki berisi air karagen. Cat mengambang dapat di gores sehingga membentuk gambar abstrak sesuai keinginanm lalu beringkan kain atau kertas di atas cat yang mengambang. Ketika sudah selesai angkat dan jemur hingga kering. Siap deh lukisannya!. (*)

Ashkhabin NaimPoliteknik Negeri Batam
@aim_pratama21
SUMINAGASHI memiliki arti tinta yang mengambang. Bahan yang diperlukan bisa berupa air jernih, tinta, palet, cat air, kuas kecil, kertas washi/kertas kapas. Untuk membuat pola warnanya tidaklah sulit, bisa disesuaikan dengan selera. Pastikan untuuk meneteskan atau mencelupkan warnanya dengan kuas sedikit demi sedikit agar warna terbentuk indah. Polanya biasa akan berbentuk seperti lingkaran. Ketika mau membuat pola yang berbeda harus mencelupkan warna kedalam air dan selanjutnya tinggal memasukkan kertas washi atau kertas kapas yang telah disiapkan dengan perlahan dan merata pada permukaan air, diamkan beberapa detik sampai pola menyerap dalam kertas. Lalu keringkanlah kertas tersebut. (*)
Fadhilatul HusniPoliteknik Negeri Batam
@fadhilahsni
MELUKIS adalah hobi yang menyenangkan sekaligus cara untuk menyalurkan kreativitas. Tetapi cat air adalah salah satu jenis cat yang paling sulit dikuasai karena sangat cepat kering dan hanya menyisakan sedikit ruang untuk melakuukan kesalahan. Namun, kita bisa lho mengembangkan ini dan memiliki alat yang benar sekaligus bisa menggambarnya. Alat yang dibutuhkan diantaranya karagen untuk mengentalkan air, cat akrilik, kain polyster, dan tawas. Melkis ini dilakukan dengan teknik marbling yang cukup simple. Pertama, cukup meneteskan cat akrilik ke baki berisi air karagen, lalu bentuk marble menggunakan batang kuas. Penggunaan warna bisa lebih dari satu, apabila motif sudah sesuai keinginan kain bisa diletakkan di atas cat yang mengambang. Jika sudah menempel angkat kain dan cat akrilik yang menempel, lalu jemur sa,pai kering. (*)



