Sabtu, 17 Januari 2026

Sepanjang 4 Tahun, BP Batam Bukukan Investasi Rp121 Triliun

Proyeksi Lima Tahun ke Depan Sentuh Rp304,9 Triliun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mejabarkan soal investasi.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra saat rapat di DPR RI.

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan, sepanjang empat tahun terakhir, Batam berhasil membukukan nilai investasi sebesar Rp121 triliun. Capaian itu menunjukkan pertumbuhan rata-rata tahunan mencapai 27,12 persen.

Tren diprediksi akan terus berlanjut. Amsakar menyebut, proyeksi nilai investasi lima tahun ke depan yang ditargetkan menyentuh Rp304,9 triliun, dengan pertumbuhan rata-rata 12,71 persen per tahun.

“Ini bukti bahwa Batam terus menjadi magnet investasi, dengan tren pertumbuhan yang sangat baik,” kata Amsakar saat acara Dashboard dan Duta Investasi, Jumat (18/7).

Dari sisi makroekonomi, Batam juga menunjukkan daya saing tinggi. Setelah sempat terkontraksi akibat pandemi Covid-19 pada 2020, pertumbuhan ekonomi Batam melonjak menjadi 4,75 persen di 2021, 6,84 persen di 2022, dan 7,04 persen pada 2023.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, BP Batam Rilis Dashboard dan Duta Investasi

Sementara itu, neraca perdagangan Batam mencatatkan surplus sebesar USD 6,82 miliar dalam rentang waktu 2020 hingga 2024.

Terkait pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, BP Batam kini tengah menyusun Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), serta Peraturan Kepala BP Batam untuk mendukung implementasinya.

Ada perubahan budaya yang baik terjadi di internal BP Batam. Amsakar juga menilai, jajaran di BP Batam semakin solid.

“Saya lihat sekarang semua sudah ‘terjangkit’ semangat workaholic. Sama seperti kepala dan wakil kepala BP Batam,” ucapnya.

Dia menyerukan semangat optimisme agar Batam memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Jika target RPJMN nasional adalah 8 persen, Batam menurutnya harus menyumbang lebih besar.

Baca Juga: Jaga Iklim Investasi, BP Batam Perkuat Perlindungan Investasi

“Batam harus berkontribusi hingga 9,5 persen atau bahkan lebih, dan bisa menyerap lebih dari dua juta tenaga kerja,” ujarnya.

Sementara itu,  Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut, kemajuan Batam hanya bisa dicapai jika pemerintah dan dunia usaha bergerak seirama.

“Hari ini, lewat peluncuran dashboard dan duta investasi, kami jawab kepercayaan itu dengan langkah nyata,” kata Fary.

Ia menambahkan, transformasi pelayanan investasi akan terus dikembangkan dengan mengadopsi praktik terbaik dari berbagai negara, dan disesuaikan secara bertahap melalui perbaikan sistem layanan internal BP Batam. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update