Rabu, 8 April 2026

Sepekan Banyak Terjadi Kecelakaan, Polisi Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sepeda motor terbakar setelah terlibat Kecelakaan lalu lintas di kawasan Laluan Madani (Simpang Jam), Batam, Senin (6/4). F.Chahaya Simanjuntak

batampos – Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Batam menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. Insiden yang melibatkan berbagai jenis kendaraan ini menunjukkan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berujung fatal.

Kecelakaan di Jalan Sudirman, kawasan K-Square arah Nagoya, menjadi salah satu contoh nyata. Insiden yang melibatkan mobil Toyota Veloz dan pick up Daihatsu ini diduga dipicu hilangnya kendali kendaraan setelah menabrak pembatas beton penutup U-turn.

Pengemudi pick up, Dadang, menyebut kondisi tersebut terjadi secara tiba-tiba. “Jadi dia ini agak oleng, nabrak beton penutup U-turn. Mungkin bawaan ngantuk atau apa,” ujarnya. Ia menambahkan kendaraan itu kemudian terpental dan menghantam mobilnya. “Nabrak beton terus terbang, menghantam mobil kita,” katanya.

Selain faktor pengemudi, kondisi infrastruktur juga menjadi perhatian. U-turn yang telah ditutup beton namun masih menyisakan rambu lama dinilai berpotensi membingungkan pengendara. Situasi ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama di jalur dengan kecepatan tinggi.

Peristiwa lain terjadi di Fly Over Laluan Madani (Simpang Jam), saat sebuah mobil Honda HR-V menabrak tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah. Kecelakaan ini memperlihatkan pentingnya menjaga konsentrasi dan mengendalikan kecepatan kendaraan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, AKP Victor Hutahaean, menegaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut. “Kendaraan roda empat tersebut lepas kendali di lokasi kejadian saat kondisi lampu lalu lintas sedang merah,” jelasnya.

Tragedi paling memilukan terjadi di Jalan Trans Barelang, tepatnya di turunan Bukit Bismillah, di mana tiga pelajar SMP meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi kehilangan kendali. Peristiwa ini menyoroti bahaya berkendara tanpa memperhatikan kapasitas dan kemampuan.

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengingatkan pentingnya mematuhi aturan dasar berkendara. “Kendaraan sepeda motor yang dikendarai SA membonceng dua orang rekannya datang dari arah Batam menuju Barelang,” ujarnya, menegaskan bahwa pelanggaran seperti berboncengan lebih dari dua orang sangat berisiko.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono melalui Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Budi Santosa, mengimbau masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. “Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” tegasnya.

Ia juga menekankan peran orangtua dalam mencegah kecelakaan. “Orangtua jangan membiarkan anak berkendara jika belum memiliki SIM, taati aturan lalu lintas, dan hindari kebut-kebutan agar selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Melalui rangkaian kejadian ini, kepolisian berharap masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Disiplin, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan dan mencegah terulangnya tragedi serupa di jalan raya.(*)

UPDATE