Jumat, 6 Maret 2026

Sepekan Bengkong Permai Kesulitan Air, BP Batam: Sedang Dicari Penyebabnya ‎

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas pemadam kebakaran BP Batam menyuplai air bersih ke rumah warga di kawasan Bengkong yang mengalami gangguan pasokan air bersih beberapa waktu lalu. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Di tengah Ramadan, ketika kebutuhan air meningkat untuk sahur, berbuka, dan ibadah, warga Bengkong Permai justru harus menghadapi kenyataan berbeda. Sudah sepekan terakhir, aliran air di RT 01 RW 03 tidak mengalir stabil, bahkan mati total di sejumlah titik.

‎Ariastuty Sirait, Kepala Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam mengakui adanya penurunan tekanan distribusi air ke wilayah Bengkong.

‎“Bengkong Permai sepekan ini mengalami penurunan tekanan dari Dam Duriangkang, sedang dicari penyebabnya. Terutama Bengkong bagian atas yang mengalami mati air. Kalau bagian bawah masih mengalir malam hari,” ujarnya saat dihubungi Batam Pos, Rabu (4/3).

Baca Juga: ‎Masih Ada 18 Titik Stress Area di Batam ‎

‎Ia juga menyebut persoalan ini berkaitan dengan wilayah yang masuk kategori stress area atau daerah dengan tekanan air rendah. Dari total 18 titik stress area yang masih tersisa, sembilan di antaranya belum sepenuhnya teratasi dan masih dalam proses pembenahan.

‎Menurutnya, suplai dari Dam Duriangkang secara umum masih tersedia. Namun, tekanan air yang melemah membuat distribusi tidak mampu menjangkau wilayah dengan elevasi lebih tinggi, sehingga menyebabkan sebagian kawasan mengalami kekosongan pasokan.

‎Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan mobil water tanki untuk membantu kebutuhan warga terdampak. Distribusi dilakukan sementara sambil menunggu penelusuran penyebab gangguan dan perbaikan sistem.

Baca Juga: Sepekan Air Mati di Bengkong, ABH Minta Maaf dan Akui Masalah Distribusi ‎

‎“Kami sudah siapkan WT atau truk tangki untuk mengakomodir keperluan waga yg dikoordinir ketua rt dan rwnya, saat ini tercatat 10 tangki tiap harinya,” ujar dia

‎“Kami sudah menyiapkan water tank atau truk tangki untuk mengakomodir kebutuhan warga yang dikoordinasikan melalui ketua RT dan RW. Saat ini tercatat sekitar 10 tangki disalurkan setiap hari,” ujarnya. (*)

ReporterM. Sya'ban

SALAM RAMADAN