
batampos – Penghuni kosan Kara Industri Punggowo Blok A, Baloi Permai, Batam Kota digegerkan dengan tewasnya BPH, Selasa (15/7) dini hari. Jasad pria 22 tahun ini ditemukan tergantung menggunakan seutas tali di dalam kamar.
Selain tergantung, pergelangan BPH dipenuhi luka sayatan. Hingga, kamar tersebut berceceran darah.
Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan jasad BP pertama kali ditemukan oleh rekannya berinisial I.
“Temannya ini pulang kerja dan menemukan korban sudah tidak bernyawa,” ujarnya.
Oleh I, penemuan itu dilaporkan ke perangkat RT dan pihak kepolisian. Polisi kemudian mendatangi lokaso dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
“Jasad korban kerumah sakit Bhayangkara Polda Kepri, guna menyelidiki penyebab korban gantung diri,” kata Agung.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi mengatakab korban baru saja mendatangi Kota Batam dari kampung halamannya Medan, Sumatera Utara.
“Korban baru sekitar sepekan di Batam dan numpang dengan temannya,” ujarnya.
Bobby menjelaskan dari keterangan saksi, korban tidak pernah mengeluh atau menceritakan permasalahannya.
“Motifnya belum diketahui. Ditanya sama keluarganya yang dari Medan tidak ada permasalahan, ditanya temannya satu kamar tdk ada cerita masalah,” katanya. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI
Catatan redaksi: Konten yang ditampilkan adalah adegan mengakhiri hidup, jika anda atau keluarga terdekat ada yang mengalami stres berat ada baiknya untuk segera konsultasi ke psikolog***



