
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana membangun kantor camat Nongsa yang baru pada tahun 2026. Sebab bangunan lama kerap terendam banjir dan berlumpur setiap kali hujan deras mengguyur.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pembangunan kantor camat baru sudah masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah tahun depan.
“Insyaallah, kantor camat Nongsa akan kami bangun tahun depan. Ini komitmen pemerintah agar pelayanan masyarakat bisa berjalan lebih baik,” ujar Amsakar saat silaturahmi RT/RW di Kecamatan Nongsa.
Baca Juga: Surya Makmur: Audit Manajemen PT ASL, Buntut Ledakan MT Federal II yang Menewaskan Pekerja
Amsakar mengatakan, pembangunan kantor baru tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pelayanan publik di wilayah Nongsa yang terus berkembang. Ia mengakui, kondisi kantor camat saat ini sudah tidak layak dan sering dikeluhkan warga karena selalu tergenang air dan berlumpur saat hujan.
“Untuk lokasi mungkin sekitar Kampung Jabi, Nongsa. Terletak antara Kelurahan Kabil, Sambau dan Batubesar,” kata Amsakar.
Dengan pembangunan kantor baru itu, diharapkan pelayanan publik di Kecamatan Nongsa akan lebih cepat, nyaman, dan mudah dijangkau warga. “Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik, tanpa terganggu lagi oleh kondisi cuaca,” sebut Amsakar.
Ketua RW 12 Kelurahan Kabil, Faisal, menyambut baik kabar tersebut. Menurutnya, warga sudah lama berharap agar pelayanan publik di Kecamatan Nongsa memiliki fasilitas yang representatif.
“Kami sangat berterima kasih, karena ini memang sudah lama kami harapkan. Kalau hujan, kami sering kesulitan mendapat pelayanan karena kantor lama selalu banjir,” ujarnya.
Baca Juga: Hadapi Nataru, Pemko Batam Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Murah
Selain soal kantor camat, Amsakar juga menyinggung upaya penanganan banjir di sejumlah titik di Kabil dan sekitarnya. Ia menegaskan, pemerintah terus melakukan langkah bertahap untuk menormalisasi saluran air agar kawasan tersebut tidak lagi tergenang.
“Persoalan banjir tidak bisa diselesaikan secepat membalikkan telapak tangan. Tapi alat kita sudah siap, dan normalisasi akan terus dilakukan di berbagai titik,” jelasnya.
Amsakar menambahkan, penanganan banjir di Kabil dan pembangunan kantor camat Nongsa menjadi bagian dari upaya Pemko Batam menata wilayah timur kota agar pertumbuhannya seimbang dengan kawasan lain. (*)
Reporter: Yashinta



