
Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Digital TIK, Hadrus, memantau peserta yang sedang mengikuti uji kempetensi di Universitas Universal, Batam Center, Rabu (5/6). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Lembaga Sertifikasi Profesi Digital TIK menggelar uji kompetensi bagi pekerja, dan pencari kerja yang ada di Provinsi Kepri. Uji kompetensi ini diikuti 160 peserta dari berbagai profesi yang bergerak di bidang TIK.
Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Digital TIK, Hadrus, mengatakan kegiatan ini adalah dari pemerintah dari pendanaan apbn melalui sekretariat badan nasional sertifikasi profesi (BNSP) yang dijalankan oleh lembaga sertifikasi.
“Tahun ini kami mendapatkan 300 peserta yang disertifikasi di bidang TIK, adapun tujuannya adalah pembuktian kompetensi. Jadi, diuji seusai kompetensi atau kemampuan yang dipunya dan dibuktikan melalui assesment lalu mendapatkan sertifikat BNSP,” terangnya, Rabu (6/6).
Menurutnya, sertifikat ini sangat diperlukan karena kompetensi seusai Undang-Undang yang telah ada dan diakui dari BNSP. “Peserta yang saat ini ada 160 orang dari kalangan mahasiswa dan pekerja,” jelasnya.
Materi atau skema yang digunakan ialah pemrogram junior, desain grafis, dan junior office operator. “Pemateri atau assesment dari LSP Digital TIK langsung,” kata dia.
Ia menambahkan, dengan peserta mendapatkan predikat kompeten ketika berhasil sangat
berguna dalam mencari kerja ataupun membuat suatu usaha memiliki kompetensi khusus.
“Pastinya ini dibuktikan dengan sertifikat yang telah di-assesment,” tutupnya. (*/adv)



